UAD Perkuat Etika Digital Guru SD Muhammadiyah 2 Kedungbanteng

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) perkuat etika digital Guru SD Muhammadiyah 2 Kedungbanteng (Foto. Tim Prodamat UAD)
Mahasiswa Program Studi Magister Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) bertema “Penguatan Etika Digital Guru SD Muhammadiyah 2 Kedungbanteng dalam Penggunaan Media dan Teknologi Digital” pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai penggunaan media digital secara bijak, aman, santun, dan bertanggung jawab.
Pelatihan tersebut membahas etika penggunaan media sosial, komunikasi melalui grup percakapan sekolah, serta pentingnya menjaga profesionalisme guru di ruang digital. Peserta diajak memahami bahwa aktivitas dan jejak digital dapat memengaruhi reputasi pribadi, citra sekolah, serta kepercayaan orang tua terhadap tenaga pendidik.
Selain itu, materi pelatihan menekankan pentingnya perlindungan privasi siswa, terutama dalam pengambilan dan publikasi foto maupun video kegiatan pembelajaran. Guru diberikan pemahaman mengenai perlindungan data pribadi anak, pentingnya persetujuan yang sesuai, serta risiko penyebaran konten digital yang dapat meninggalkan jejak dalam jangka panjang.
Peserta juga memperoleh materi mengenai pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana pendukung pembelajaran. Dalam penggunaannya, guru diingatkan untuk memeriksa kebenaran, keamanan, kesesuaian, dan relevansi materi sebelum digunakan dalam proses belajar mengajar serta menghindari memasukkan data pribadi siswa ke layanan digital yang tidak memerlukannya.
Kegiatan berlangsung secara partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, studi kasus, dan pembahasan situasi yang sering dijumpai di lingkungan sekolah. Peserta diajak menentukan langkah yang tepat dalam menghadapi persoalan digital, seperti publikasi dokumentasi siswa, penyebaran informasi yang belum terverifikasi, komunikasi di grup sekolah, dan penggunaan konten digital untuk pembelajaran.
Program ini dilaksanakan oleh Rahmat Dwi Cahyono sebagai ketua kelompok bersama Naufal Anas ES Abiyyu dan Hairatunnisa, mahasiswa Magister Informatika UAD. Pelaksanaan kegiatan mendapat pendampingan dari Herman, S.Kom., M.Sc., Ph.D. dan Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D. melalui program pengabdian kepada masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
Melalui kegiatan ini, UAD berharap para guru dapat menerapkan prinsip etika digital dalam aktivitas profesional dan pembelajaran sehari-hari. Pelatihan tersebut juga diharapkan mendorong terbentuknya budaya digital di sekolah yang aman, ramah anak, serta bertanggung jawab dalam penggunaan media dan teknologi digital. (doc)
