LAZISMU UAD Salurkan 60 Paket Kado Kasih Sayang di Girisubo

Penyaluran 60 Paket Kado Kasih Sayang oleh LAZISMU Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)
LAZISMU Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyalurkan 60 Paket Kado Kasih Sayang berupa sembako kepada masyarakat di Wilayah PCM Girisubo pada Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Mukimin Banangun pada pukul 12.00 WIB ba’da Dzuhur ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 dan Milad UAD ke-65, serta dihadiri pimpinan persyarikatan, sivitas akademika UAD, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, perwakilan Ketua LAZISMU UAD, Akhmad Arif Rifan, S.H.I., M.S.I., menegaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sembako. “Kegiatan ini bukan sekadar membagikan paket, tetapi merupakan wujud cinta, kepedulian, dan tanggung jawab moral Muhammadiyah kepada umat,” ujarnya. Ia menekankan bahwa penyaluran bantuan menjadi bagian dari komitmen UAD dalam menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Ketua PCM Girisubo, Wismanto, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepedulian UAD dan LAZISMU UAD terhadap kebutuhan warga. “Kami sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan. Apalagi PCM Girisubo, khususnya PRM Tileng, merupakan salah satu yang termuda sehingga pendampingan dari UAD sangat kami harapkan untuk penguatan jamaah,” tuturnya. Ia menilai kehadiran kampus dapat berperan signifikan dalam mendukung perkembangan persyarikatan di wilayah selatan.
Pada kesempatan yang sama, H. Sareno dari LPCR PDM Gunungkidul menyoroti pentingnya memperluas jaringan kebaikan melalui program strategis. “Program Pengabdian Mubaligh Hijrah dari UAD menjadi langkah penting untuk mendampingi masjid-masjid di PCM Girisubo, terutama di PRM Tileng, agar gerakan dakwah berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” jelasnya. Ia berharap sinergi antara kampus dan persyarikatan dapat terus diperkuat.
Suasana penyaluran semakin hangat dengan tausiyah yang disampaikan Wakil Rektor Bidang AIK UAD, Dr. Nur Kholis, S.Ag., M.Ag. Ia mengingatkan bahwa peringatan Milad hendaknya tidak berhenti pada selebrasi. “Milad bukan soal angka, tetapi momentum untuk memperbarui komitmen kebermanfaatan bagi sesama,” ujarnya. Dr. Nur Kholis juga berharap UAD dapat membina satu PRM atau PCM hingga berkembang menjadi unggulan melalui Program Mubaligh Hijrah dan berbagai agenda pemberdayaan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara UAD, persyarikatan, dan masyarakat Girisubo semakin kuat, sekaligus membuka jalan bagi berbagai program keberlanjutan yang dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan di wilayah selatan Gunungkidul. (Dnd)
