• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mengembangkan Ekonomi Kreatif di Era 5.0

08/02/2023/in Terkini /by Ard

Wijianto, S.Pi., M.Si., pemateri Seminar Nasional Accounting Fair #4 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Dalam sesi “Seminar Nasional Accounting Fair #4: Building Smart and Young Spirit Development for the Creative Economy in the 5.0 Era” pada 4 Februari 2023 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Wijianto, S.Pi., M.Si. menyampaikan tentang membangun semangat dalam perkembangan teknologi untuk ekonomi kreatif di era 5.0.

Ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep di era ekonomi baru yang mengutamakan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi. Dalam studi ekonomi, dikenal ada 4 faktor produksi yaitu sumber daya alam, sumber daya manusia, dan orientasi atau manajemen. Adapun ciri-ciri ekonomi kreatif, pertama, unsur utama meliputi kreativitas, keahlian, dan sumber daya manusia. Kedua, fleksibel meliputi berbagai macam bentuk barang dan jasa. Ketiga, produk barang dan jasa. Keempat, kerja sama antara kaum intelektual, pemerintah, dan dunia usaha.

Lebih lanjut, dosen Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan sekaligus dikenal sebagai Petani Milenial Jawa Barat 2022 itu menyampaikan mengenai era society 5.0. Era tersebut didahului dengan era berburu (society 1.0), pertanian (society 2.0), industri (society 3.0), dan teknologi informasi (society 4.0). Isu society 5.0 (masyarakat 5.0) merupakan masyarakat, benda, dan segala tatanan sosial yang ada terintegrasi dengan dunia maya. Society 5.0 dapat dikatakan sebagai sebuah konsep yang digagas oleh pemerintah Jepang dengan mempertimbangkan aspek teknologi untuk mempermudah kehidupan manusia (super smart society).

“Dengan adanya ekonomi kreatif, sangat memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara yaitu dapat membuka lapangan kerja baru, menciptakan masyarakat yang kreatif, kompetisi dunia bisnis yang lebih sehat, dan meningkatkan inovasi di berbagai sektor. Ekonomi kreatif menyumbangkan sebesar 9% dari pendapatan ekonomi nasional, paling besar masih berasal dari sektor pertanian yaitu sebesar 29–35%. Ekonomi kreatif mempunyai berbagai macam jenis seperti arsitektur, desain interior, kuliner, periklanan, fesyen, aplikasi, dan musik,” jelas Wijianto.

Ekonomi kreatif berkembang begitu pesat, tetapi belum menyentuh sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan perkebunan. Padahal hampir 40% pekerja berasal dari sektor tersebut. Beberapa strategi untuk menghadapi tantangan tersebut adalah dengan melakukan kolaborasi, memperkuat ide, menciptakan suasana fleksibel, dan mengembangkan kreativitas. Kolaborasi yang dapat dilakukan yaitu dengan mengarahkan ke sasaran ekonomi kreatif yang tepat, berkolaborasi dengan cendekiawan, pengusaha, usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan pemerintah.

Selanjutnya menciptakan industri yang cepat tanggap terhadap perubahan dan fleksibel akan cepat bangkit. Ide yang inovatif memberikan dampak yang besar dan dapat menular sehingga segra menebar dalam kurun waktu yang singkat. Kemudian menciptakan ide kreatif dan berbeda dengan pesaing sehingga dapat memberikan peluang pasar yang besar.

Tak ketinggalan, Wijianto menjelaskan upaya untuk mengembangkan ekonomi kreatif di era 5.0 dengan cara update terhadap perkembangan pasar, memperluas jaringan bisnis, mengikuti tren perkembangan bisnis, dan menciptakan SDM yang berkualitas, terampil, memiliki kemampuan hard skill dan soft skill, serta memiliki gagasan atau ide. (frd)

uad.ac.id

Tags: Berita UAD, Dosen, FEB, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Wijianto-S.Pi_.-M.Si_.-pemateri-Seminar-Nasional-Accounting-Fair-4-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-02-08 07:47:242023-02-08 07:47:24Mengembangkan Ekonomi Kreatif di Era 5.0
You might also like
Tim Robo Soccer UAD Raih Dua Penghargaan di Korea Selatan
Peringati Milad ke-62, Dedikasi UAD Kian Meningkat
Desa Pagerharjo Sambut Antusias Program Sanggar Tani Muda oleh Tim PPKO HIMAFI UAD
Inovasi Alat Pengering Putar Tingkatkan Produksi Tepung Mocaf Gunungkidul
UAD Gelar Tablig Akbar dan Haflah Qori International dalam Rangka Malam Nuzululqur’an
Kurangi Risiko Kecelakaan, KKN UAD Pasang Pembatas Jalan dari Ban Bekas

PRESTASI

  • Tim Debat UAD Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Debat Tingkat Nasional04/11/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Debat Nasional VERDE 202604/11/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Lomba Poster Kesehatan Mental Tingkat Nasional04/11/2026
  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026

FEATURE

  • Kesehatan Jiwa untuk Masa Depan yang Indah03/11/2026
  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top