Ramadan Menuju Takwa: Mengasah Ilmu, Menguatkan Amal, Membangun UAD Berkemajuan

Dr. Ghoffar Ismail, M.A. pemateri Pengajian Songsong Ramadan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)
Sambut Ramadan dengan antusias, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengajian Songsong Ramadan pada 12 Februari 2026 bertepatan dengan 24 Sya’ban 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Islamic Center UAD dan menghadirkan Dr. Ghoffar Ismail, M.A sebagai pemateri.
Dalam pemaparannya, Dr. Ghoffar Ismail, M.A. menegaskan bahwa dalam menyambut Ramadan diperlukan bekal terbaik yaitu ketakwaan. Seorang muslim hendaknya memiliki tujuan untuk kembali fitri atau bersih secara spiritual setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan. Dijelaskan pula bahwa Ramadan memiliki tiga keistimewaan utama, yaitu Syahrul Siyam (bulan puasa), Syahrul Qiyam (bulan untuk bermunajat), Unzila Fihil Quran (bulan turunnya Al-Qur’an).
Lebih lanjut, dipaparkan pula terkait konsep Nafs sebagai pertemuan antara jasad dan ruh. Keduanya memiliki kebutuhan yang berbeda. Ruh membutuhkan asupan spiritual sedangkan jasad membutuhkan makan, minum, dan kegiatan fisik lainnya. Apabila pemenuhan kebutuhan jasad maupun ruh ini dilakukan dengan cara yang salah, hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan bagi seorang muslim.
Merujuk pada Surah Fathir ayat 29-30, Ghoffar Ismail menyampaikan tiga amalam utama yang dapat dilakukan selama bulan Ramadan. Pertama, membaca Al-Qur’an, dapat dilakukan kebiasaan satu hari tiga jus selama sepuluh hari pertama Ramadan. Kedua, tilawah dan mempelajari isi Al-Qur’an selama sepuluh hari kedua Ramadan. Ketiga, menghafal atau murajaah Al-Qur’an pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Hal ini karena Al-Qur’an adalah literasi utama dan terbaik bagi umat muslim.
Selain menjadikan Al-Qur’an sebagai fokus utama di Bulan Ramadan, seorang muslim juga dianjurkan untuk menargetkan infak sebagai bentuk penguatan amal sosial dan kepedulian terhadap sesama. (Juni)
