• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mengupas Pendidikan Kefarmasian di Indonesia

27/06/2022/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. apt. Daryono Hadi Tjahjono, M.Sc., pemateri Webinar Kupas Bersama Pendidikan Kefarmasian di Indonesia yang diselenggarakan Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

“Saat ini di Indonesia mempunyai empat Program Sarjana Farmasi, yaitu Sains dan Teknologi Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, Farmasi, dan Farmasi Klinis. Empat itu kemudian disederhanakan menjadi dua, Farmasi dan Sains Farmasi,” ucap Prof. Dr. apt. Daryono Hadi Tjahjono, M.Sc. selaku Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI).

Ia melanjutkan, menurut data format Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDPT), tercatat Program Studi Farmasi di Indonesia sejumlah 295 dari berbagai universitas. Oleh karena itu, kemampuan akademik Farmasi dan keterampilan profesi Apoteker harus sejalan dengan dasar-dasar kemampuan akademik sesuai kurikulum. Hal tersebut akan berdampak pada garansi mutu pendidikan, khususnya bidang Farmasi, sehingga nantinya dapat menjalankan praktik secara beretika dan bertanggung jawab diselaraskan kurikulum yang berlaku, Sumber Daya Manusia (SDM), serta peran mahasiswa tersebut.

“Struktur kurikulum Pendidikan Profesi Apoteker sekurang-kurangnya itu Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) dilakukan minimal 1.200 jam dengan 26 SKS. Studi kasus sebagai pengantar PKPA mencakup 4 SKS dan Ujian Apoteker adalah 2 SKS. Sesuai dengan Undang No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan, mahasiswa di bidang kesehatan pada akhir masa pendidikan vokasi dan profesi itu harus mengikuti uji kompetensi secara nasional. Jadi, sebelum lulus Apoteker harus lulus uji kompetensi,” papar Daryono.

Lebih lanjut Dr. apt. Dwi Utami, M.Si. yang merupakan Kepala Program Studi (Kaprodi) S1 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjelaskan mengenai implementasi kurikulum Program Studi S1 Farmasi. Tahapan penyusunan kurikulum dimulai dari penyusunan profil lulusan, rumusan capaian pembelajaran, masuk dalam mata kuliah, dan struktur kurikulumnya. Saat penyusunan kurikulum, dosen juga melakukan survei terhadap mahasiswa sehingga implementasi kurikulum dapat dirasakan oleh seluruh sivitas akademika Program Studi Farmasi. Kompetensi Sarjana Farmasi ini difokuskan pada menguasai konsep teoretis.

“Kompetensi Sarjana Farmasi harus paham tentang sosio farmasi, hukum dan etika farmasi, teknik komunikasi, dan keselamatan kerja. Sebab, dimungkinkan ada ilmu sosial humaniora yang masuk untuk mengakomodasi literasi manusia,” papar Dwi.

Terakhir Dwi menyampaikan, domain pembelajaran implementasi kurikulum S1 Farmasi mengakomodasi tiga hal yaitu aspek kognitif, psikomotor, dan afektif. Kognitif merupakan kemampuan berpikir, psikomotor berkaitan dengan keterampilan anggota badan yang memerlukan koordinasi saraf dan otot, serta afektif berorientasi dengan perasaan, emosi, sistem nilai, dan sikap. Ketiga aspek ini harus dibangun secara kolaboratif, komprehensif, dan saling bersinergi satu sama lain.

Penjelasan Daryono dan Dwi tersebut berlangsung pada Minggu, 19 Juni 2022, dalam Webinar Mata Kastrad dengan tajuk “Kupas Bersama Pendidikan Kefarmasian di Indonesia” yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Acara digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube BEM Farmasi UAD. (frd)

Tags: Berita UAD, Dosen, Farmasi, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-apt.-Daryono-Hadi-Tjahjono-M.Sc_.-pemateri-Webinar-Kupas-Bersama-Pendidikan-Kefarmasian-di-Indonesia.-foto-Farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-27 11:48:242022-06-27 11:48:24Mengupas Pendidikan Kefarmasian di Indonesia
You might also like
KKN UAD Selenggarakan Sosialisasi Manajemen dan Pengelolaan Sampah di Bambanglipuro
Kolaborasi UAD dan Kartamantul: Kunjungi Caturharjo untuk Studi Pengelolaan Sampah
Menjaring Mahasiswa Asing
Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Jaga Kelestarian Sungai Code
Taekwondo Borong 35 Medali dari Kejuaraan Nasional dan Internasional
Konser “Rudal Merapi” di Akhir Tahun 2021

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026
  • Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan: Belajar Delayed Gratification dari Semangat Para Pejuang19/08/2026
  • Mengenal Suster Felika, Biarawati yang Menempuh Studi di UAD18/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top