• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Penyesalan Selalu Datang di Akhir

08/05/2023/in Feature /by Ard

Kajian di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan narasumber Muhammad Sayuti, M.Ed., Ph.D., Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Foto: Istimewa)

Selama ini kita sangat akrab dengan pernyataan bahwa amal itu dilihat dari niatnya, tetapi hal tersebut belumlah cukup. Menurut Muhammad Sayuti, M.Ed., Ph.D., Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dalam kesempatan ceramah di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, mengatakan bahwa sesungguhnya amal itu juga dilihat dari akhir atau ujungnya. Maksudnya bagaimana?

Suatu fenomena yang sudah melekat di masyarakat jika makin mendekati Hari Raya Idulfitri maka pusat perbelanjaan akan makin ramai. Inilah tantangan bagi umat muslim, apakah di akhir Ramadan makin dekat dengan masjid atau malah semakin dekat dengan mal. Kenikmatan duniawi memang melenakan, sering membuat manusia lupa bahwasanya betapa kesempatan menjumpai Ramadan yang diberikan oleh Allah sungguh berharga.

Berkaitan dengan hal tersebut, dalam ayat Al-Qur’an banyak diulang-ulang tentang penyesalan orang yang sudah meninggal. Kenapa?

“Setiap orang yang sudah wafat itu kecewa, tetapi kecewa dan menyesalnya orang yang sudah sampai ajal sudah berbeda level, tidak seperti kita dulu jika tidak lulus mata kuliah masih bisa mengulang. Sebab, manusia jika sudah ditentukan akhir usianya di dunia maka tidak ada kesempatan untuk mengulang kembali ke dunia,” jelas Ustaz Muhammad Sayuti.

Berkaitan dengan hal tersebut, ia bercerita tentang kisah seorang sahabat Nabi yang selalu salat berjamaah di masjid dan datang jauh lebih awal sebelum waktu salat tiba. Namun, di suatu subuh sahabat Nabi tersebut tidak datang dan ketika Nabi menanyakan keberadaannya kepada para jamaah yang lain tidak ada satu pun yang mengetahuinya.

Singkat cerita, selepas salat Subuh, Nabi ditemani beberapa jamaah lain mengunjungi rumahnya. Ternyata, rumahnya terhitung jauh hingga saat Duha Nabi baru sampai di rumahnya. Saat Nabi mengatakan maksud kedatangannya, alangkah terkejutnya Nabi dan lainnya karena sosok sahabat Nabi yang ia cari baru tadi pagi meninggal dunia.

Kemudian istri sahabat Nabi tersebut berkata kepada Nabi, “Ya Rasulullah ada sesuatu yang jadi tanda tanya bagi kami semua, yaitu menjelang kematiannya ia berteriak 3 kali dengan masing-masing teriakan disertai 1 kalimat. Kami semua tidak paham apa maksudnya.”

Rasulullah bertanya, “Apa saja kalimat yang diucapkannya?”. “Di masing-masing teriakannya, ia berucap kalimat ‘Aduh, kenapa tidak lebih jauh, aduh kenapa tidak yang baru, aduh kenapa tidak lebih banyak’,” jawab istri sahabat.

“Pertama, ‘Aduh, kenapa tidak lebih jauh’, kalimat tersebut merupakan bentuk penyesalan mengapa rumahnya tidak lebih jauh sehingga pahala yang ia dapatkan jauh lebih besar lagi, karena ia tahu jika 1 langkah menuju masjid dihitung 1 kebaikan oleh Allah, otomatis makin jauh jarak rumah dengan masjid maka makin banyak pahala yang ia dapatkan,” terang Ustaz Muhammad Sayuti.

Kedua, “Aduh, kenapa tidak yang baru”, dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa sahabat Nabi tersebut bersedekah baju bekas pantas pakai kepada tunawisma yang ditemuinya saat menuju masjid. Maka ia menyesal kenapa tidak yang baru dan lebih baik yang ia berikan, tentu pahalanya akan lebih besar.

Ketiga, “Aduh kenapa tidak lebih banyak”, dalam hal ini sahabat Nabi tersebut menyesal mengapa jumlah yang ia sedekahkan tidak lebih banyak lagi.

“Orang meninggal itu muda ya pantas, remaja ya pantas, anak-anak pun juga pantas, apalagi yang tua. Oleh karena itu, mari kita kencangkan ikat pinggang, mari kita manfaatkan sebaik mungkin serta perbanyak sedekah dan yakinlah tidak ada orang yang miskin karena bersedekah. Jangan sampai terjadi penyesalan di akhir hayat,” tuturnya.

Ia juga menegaskan jika bersedekah tidak hanya berbentuk uang, melainkan bisa berupa membersihkan masjid, bekerja, bahkan senyuman pun merupakan bagian dari sedekah. Sangat mudah, bukan? Jadi tinggal konsistensi dalam beramal yang perlu dikuatkan, karena sesungguhnya amal itu dilihat juga dari ujungnya apakah konsisten atau tidak. (SFL).

uad.ac.id

Tags: Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-narasumber-Muhammad-Sayuti-M.Ed_.-Ph.D.-Sekretaris-Pimpinan-Pusat-Muhammadiyah-Foto-Istimewa.jpg 720 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-05-08 08:38:392023-05-08 08:38:39Penyesalan Selalu Datang di Akhir
You might also like
Kalau Malu dan Enggan Berusaha, Tidak akan Pernah Maju!
DPM FKM UAD Terima Kunjungan DPM KM FKIK UMY
UKM Taekwondo UAD Borong 29 Medali di Kejurnas ATF UI Taekwondo Championship 2023
Refleksi Kemanusiaan dan Kebencanaan dalam Khotbah Idulfitri 1447 H UAD
Kehidupan Islami di UAD
UAD Terjunkan Relawan Psikososial dan Tim Medis ke Cianjur

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top