Fungsi dan Kegunaan Al-Qur’an

Penyampaian Ceramah Tarawih Universitas Ahmad Dahlan (UAD) oleh Ustaz Dr. Hamim Ilyas, M.Ag. (Dok. Faiq)
Ustaz Dr. Hamim Ilyas, M.Ag. dalam ceramah tarawih pada Selasa, 4 Maret 2025, bertempat di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyampaikan bahwa Al-Qur’an memiliki fungsi dan kegunaan sebagai petunjuk. Al-Qur’an merupakan sumber petunjuk menuju yang paling baik dalam segala bidang kehidupan. Selain sebagai petunjuk, Al-Qur’an juga menunjukkan bagaimana cara untuk mencapai tujuan paling baik tersebut.
Cara menuju keadaan paling baik ini dibahas dalam Al-Qur’an Surat Al-Fatihah yaitu lafaz shiratal mustaqim yang artinya jalan yang lurus. Ashirat memiliki makna jalan yang jelas lagi mudah. Sementara mustaqim yaitu menuju ke yang dituju. Sehingga bila digabungkan shiratal mustaqim yaitu jalan yang jelas lagi mudah menuju apa yang dituju.
Ustaz Hamim juga menjelaskan bahwa yang menempuh shirat mustaqim yakni orang-orang yang diberi hikmah. Orang yang diberi hikmah ini yaitu para nabi, shiddiqin, syuhada, serta sholihin. Shirat mustaqim ini jalan untuk mencapai kenikmatan. Kenikmatan yang dimaksud ialah suatu keadaan yang baik. Sehingga bila diartikan secara utuh, memiliki makna jalan yang jelas lagi mudah menuju kenikmatan keadaan baik dalam semua bidang kehidupan yang ditempuh para nabi, shiddiqin, syuhada, dan sholihin.
Di akhir ceramahnya, Ustaz Hamim menegaskan, umat Islam haruslah memperbaiki akhlaknya terutama bagi generasi muda karena umat Islam saat ini seperti buih di lautan yang mudah terbawa arus dan terombang-ambing. Sebab, memperbaiki akhlak ini sesuai dengan tujuan diutusnya Nabi Muhammad saw. yaitu untuk menyempurnakan akhlak manusia dengan sempurna, beserta lengkap bagian-bagiannya. (Faiq)