• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

UAD Perkuat Budaya Riset dan Hilirisasi Inovasi

26/05/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) loloskan 95 proposal pada Program Pendanaan DPPM dan DHK Kemdiktisaintek RI tahun 2026 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui Tim Peneliti dan Pengabdian, UAD berhasil meloloskan sebanyak 95 proposal dalam Program Pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) dan Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan (DHK) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia Tahun 2026.

Dari total tersebut, terdiri atas 78 proposal skema Penelitian DPPM, 10 proposal skema Penelitian DHK Kemdiktisaintek, dan 7 proposal skema Pengabdian DPPM Kemdiktisaintek. Capaian ini menjadi bukti kuat komitmen UAD dalam mengembangkan budaya riset dan pengabdian yang unggul serta berdaya saing nasional.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD, Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D. menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan pimpinan universitas, khususnya rektorat, serta kerja keras seluruh tim LPPM dan dosen peneliti.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi UAD karena menunjukkan tingginya partisipasi dan kualitas penelitian dosen. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan pimpinan rektorat yang memberikan arahan dan instruksi yang jelas, serta kerja keras tim LPPM, khususnya bidang riset dan inovasi beserta seluruh staf pendukungnya,” ujarnya.

Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tingkat keterimaan (acceptance rate) proposal pada pendanaan tahun 2026 memang mengalami penurunan. Namun, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh menurunnya kualitas proposal yang diajukan, melainkan karena meningkatnya jumlah proposal secara signifikan, baik di tingkat internal UAD maupun nasional.

Pada tahun 2026, UAD mengirimkan sekitar 515 proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan keterlibatan dosen UAD dalam mengembangkan riset dan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat. Di sisi lain, secara nasional jumlah proposal yang memperoleh pendanaan justru mengalami penurunan sehingga persaingan antarperguruan tinggi menjadi semakin ketat.

“Meskipun tingkat keterimaan menurun, UAD tetap mampu mempertahankan jumlah proposal lolos yang cukup tinggi di tingkat nasional. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas proposal dosen UAD tetap kompetitif dan memiliki daya saing yang baik,” tandasnya.

Proposal yang lolos pendanaan mayoritas berasal dari bidang teknologi pangan, energi, kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta teknologi informasi. Bidang-bidang tersebut sejalan dengan arah dan peta jalan (roadmap) penelitian maupun pengabdian yang telah dirancang dan dikembangkan oleh LPPM UAD.

“Penelitian yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada kepentingan akademik, tetapi juga ditujukan untuk menjawab berbagai kebutuhan strategis masyarakat serta mendukung pembangunan nasional,” tambahnya.

Dalam proses pengajuan proposal, UAD menerapkan mekanisme seleksi dan pendampingan yang komprehensif guna menjaga mutu proposal yang diajukan. Setiap proposal tidak serta-merta diajukan melalui sistem BIMA, tetapi terlebih dahulu melewati tahapan verifikasi administratif oleh tim Task Force, gugus tugas penelitian, serta gugus tugas pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, LPPM UAD juga menghadirkan berbagai program pendampingan, mulai dari sosialisasi, klinik proposal, konsultasi intensif, hingga pengarahan terkait aspek administratif dan substansi penelitian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap proposal memiliki kualitas yang kompetitif, terukur, dan sesuai dengan standar pendanaan nasional.

Pada skema Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan (DHK), UAD berhasil meloloskan 10 proposal pendanaan. Capaian tersebut tergolong tinggi di tingkat nasional, mengingat banyak perguruan tinggi lain hanya memperoleh kurang dari lima proposal yang didanai.

Sebagian besar proposal DHK yang lolos telah berada pada Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) 6 hingga 9, sehingga memiliki potensi besar untuk diimplementasikan di dunia industri maupun dikembangkan ke tahap komersialisasi. Dalam mendukung proses hilirisasi inovasi tersebut, UAD turut memperkuat ekosistem pendukung melalui berbagai unit strategis, seperti Kantor Urusan Bisnis dan Investasi (KUBI), ADI Multiniaga, dan ADE Multiteknik.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan dan terintegrasi, proposal-proposal tersebut diarahkan agar mampu menghasilkan produk inovatif yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aplikatif dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat maupun sektor industri.

Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, UAD juga terus menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi berbasis community service university. Penelitian dan pengabdian yang dilakukan dosen diharapkan mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan masyarakat.

“Penelitian tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi harus mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Sebagai upaya mendukung optimalisasi pelaksanaan penelitian, universitas turut memperkuat sistem pendampingan administrasi, tata kelola keuangan, serta pengendalian mutu penelitian guna memastikan pelaksanaan hibah berlangsung secara akuntabel, transparan, dan efektif. Dalam pelaksanaannya, LPPM berkolaborasi dengan Biro Keuangan dan Anggaran (BKA) dan Badan Penjaminan Mutu (BPM) untuk mengawal seluruh tahapan penelitian agar berjalan sesuai standar serta mampu menghasilkan luaran yang berkualitas dan berdampak.

Selain itu, hasil-hasil penelitian dosen nantinya akan dipamerkan melalui kegiatan Cipta Reka 2026 sebagai wadah showcase inovasi dosen UAD.

LPPM UAD juga memberikan motivasi kepada para peneliti yang belum lolos pendanaan agar tetap optimistis dalam mengembangkan proposal penelitian maupun pengabdian. Menurut Prof. Anton, proposal yang belum memperoleh pendanaan bukan berarti tidak berkualitas, melainkan sering kali terkendala aspek administratif, ketidaksesuaian dengan skema yang dipilih, ataupun keterbatasan kuota pendanaan pemerintah.

Oleh sebab itu, dosen peneliti didorong untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan proposal, sekaligus membuka peluang pendanaan dari berbagai sumber lain, seperti BRIN, Riset Indonesia Maju, hingga kerja sama dengan industri maupun sponsor eksternal. Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing proposal menjadi semangat utama yang terus ditanamkan kepada para peneliti UAD.

Secara keseluruhan, capaian pendanaan penelitian dan pengabdian tahun 2026 semakin memperkuat langkah UAD dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi unggul yang mampu bersaing di tingkat internasional. Prestasi tersebut turut didukung oleh pencapaian UAD di bidang kekayaan intelektual, di antaranya meraih peringkat 6  nasional pada kategori desain industri serta masuk dalam 10 besar nasional untuk bidang paten dan kekayaan intelektual lainnya.

Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas riset dan inovasi menjadi elemen strategis dalam meningkatkan reputasi, kontribusi, serta daya saing UAD, baik pada level nasional maupun global. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-loloskan-95-proposal-pada-Program-Pendanaan-DPPM-dan-DHK-Kemdiktisaintek-RI-tahun-2026-Foto.-Humas-UAD.jpeg 1905 2160 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-26 09:54:432026-05-26 09:54:43UAD Perkuat Budaya Riset dan Hilirisasi Inovasi
You might also like
KKN UAD Latih Karang Taruna Ubah Kulit Pisang Jadi Cairan Serbaguna
KKN UAD Lakukan Program Penomoran Rumah Warga di Dusun Jumblangan Selatan
Pagelaran Seni dan Refleksi Milad Muhammadiyah oleh Ortom UAD
Tim JogjaMlaku UAD Raih Juara I National Business Plan Competition
Dorong Karier Mahasiswa, HMPS Fisika UAD Gelar Pelatihan CV
Pelepasan Lulusan PPG Dalam Jabatan Kategori 2 dan Eks PLPG UAD

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026
  • Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 202629/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 202629/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top