Fakultas Farmasi UAD Gelar Sidang Promosi Doktor

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar sidang promosi doktor (Foto. Humas UAD)
Program Studi Ilmu Farmasi Program Doktor (S-3) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sidang Promosi Doktor bagi kandidat doktor apt. Setya Enti Rikomah, M.Farm. pada Senin, 20 Juli 2026, di Ruang Auditorium A Lantai 3 Kampus III UAD.
Sidang terbuka ini dipimpin oleh Prof. Dr. apt. Laela Hayu Nurani, M.Si. selaku Ketua Sidang, dengan diikuti Prof. Dr. apt. Muhammad Dai, M.Si. dan Prof. Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, M.Si. sebagai penguji. Disertasi tersebut disusun di bawah bimbingan Prof. Dr. apt. Nurkhasanah, M.Si. dan Dr. drh. Sapto Yuliani, M.P.
Apt. Setya merupakan dosen di STIKes Al-Fatah Bengkulu yang menempuh studi doktor di Fakultas Farmasi UAD. Beliau melanjutkan studi S-3 atas dukungan penuh dari institusinya mengabdi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi pendidik.
Ketua Sidang, Prof. Laela menyampaikan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui penambahan parameter pengamatan sehingga dapat memperkuat indikasi model hewan uji yang mengalami diabetes.
“Saya mengusulkan agar ada parameter yang lain seperti pengukuran berat badan, asupan pakan, dan lainnya. Ke depannya parameter terseubt perlu diamati sehingga lebih menguatkan bahwa model hewan uji benar-benar telah mengalami diabetes,” ujarnya.
Apt. Setya menerima segala masukan dan menjawab pertanyaan penguji dengan sangat lugas. Berkat usahanya tersebut, ia berhasil membawa pulang nilai A untuk disertasinya yang berjudul “Aktivitas Daun Kalangkala (Litsea angulate Blume) Sebagai Antidiabetes dan Antioksidan: Kajian In Vitro, In Vivo, dan In Silico”. Ia juga telah memenuhi luaran akademik berupa publikasi di dua jurnal farmasi dan presentasi ilmiah oral.
Selaku dosen pembimbing, Prof. Nurkhasanah menyampaikan apresiasi atas perjuangan apt. Setya yang mampu menyelesaikan studi dalamwaktu sekitar dua setengah tahun. Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan keluarga, institusi, serta niat belajar yang tinggi selama pendidikan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan berita acara kelulusan dan penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL) oleh Dekan Fakultas Farmasi UAD. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas lahirnya doktor ke-14 di Fakultas Farmasi. Beliau juga berharap agar capaian ini memperkuat kontribusi akademik di bidang kefarmasian.
Setelah dinyatakan lulus, Dr. apt. Setya Enti Rikomah sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pendidikannya.
“Saya menyadari bahwa perjalanan ini bukan hanya perjuangan saya, tetapi juga perjuangan keluarga yang terus memberikan waktu, perhatian, dan semangat. Saya berharap dapat terus mengembangkan ilmu pengetahuan, menghasilkan penelitian yang bermanfaat, serta memberikan kontribusi yang nyata bagi pendidikan dunia kefarmasian dan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan lahirnya doktor baru di Fakultas Farmasi UAD, hal ini menjadi bukti bahwa lulusan doktor yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan penelitian inovatif bagi ilmu kefarmasian terutama dalam dunia obat-obatan tradisional di Indonesia. (Mei)
