• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Dosen UAD Raih Doktor dari Penamaan Keturunan Prajurit Keraton

09/08/2023/in Terkini /by Ard

Pengukuhan Dr. Ajar Pradika Ananta Tur, S.S., M.A. dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Sidang Ujian Terbuka Program Pascasarjana Doktor Ilmu Humaniora FIB UGM (Dok. Istimewa)

Masyarakat Jawa erat kaitannya dengan tradisi yang berkenaan dengan pemberian nama. Tradisi inilah yang membuat nama tidak hanya berfungsi sebagai tanda pengenal saja, tetapi juga mengandung arti tertentu bagi si pemilik nama. Tak hanya bagi masyarakat Jawa pada umumnya, tradisi ini juga masih dipegang erat oleh pihak keraton, khususnya Keraton Yogyakarta. Berusaha tetap konsisten dalam memegang teguh budaya Jawa dalam hal pemberian nama, pihak keraton saat ini sudah memberikan fleksibilitas penamaan keturunan bagi para abdi dalem, termasuk para Prajurit Keraton.

Hal itu diungkapkan oleh Dr. Ajar Pradika Ananta Tur, S.S., M.A. dalam Sidang Ujian Terbuka Program Pascasarjana Doktor Ilmu Humaniora di Ruang Multimedia Gedung Margono lantai 2 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM). Ujian terbuka tersebut berlangsung pada Kamis, 20 Juli 2023 dan dihadiri oleh keluarga, kolega dosen, serta sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Turut hadir pula dalam ujian ini Dr. Muchlas, M.T. yang merupakan Rektor UAD.

Ajar Pradika Ananta Tur merupakan staf pengajar di Program Studi Sastra Inggris sekaligus Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) UAD. Dalam disertasinya, ia mengangkat judul “A Study on Linguistic Features, Motivations, and Perceived Interplays of Personal Names of Prajurit Karaton Yogyakarta’s Offsprings”. Penulisan disertasi tersebut dibimbing oleh promotor Dr. Aris Munandar, M.Hum. dan kopromotor Dr. Daru Winarti, M.Hum.

Laki-laki kelahiran Kebumen, 7 Agustus 1988 ini memaparkan hasil penelitian disertasinya. Menurut Ajar, ada banyak tren yang mengintervensi budaya Jawa saat ini, begitu pula dalam hal pemberian nama pada keturunan Prajurit Keraton. Meski demikian, dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan bahwa Prajurit Keraton saat ini mencoba beradaptasi dengan zaman tetapi masih menjunjung tinggi budaya Jawa dalam penamaan anak-anaknya.

Setelah berhasil menjawab pertanyaan dan mempertahankan hasil disertasinya, maka tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Setiadi, M.Si. yang merupakan Ketua Sidang Ujian Terbuka, Dr. Aris Munandar, M.Hum., Dr. Daru Winarti, M.Hum., Dr. Hendrokumoro, M.Hum., Dr. Sailal Arimi, M.Hum., Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, M.A., dan Dr. Aprillia Firmonasari, S.S., M.Hum., mengukuhkan gelar doktor kepada Dr. Ajar Pradika Ananta Tur, S.S., M.A. dengan nilai sangat memuaskan.

Ditemui selepas acara, Ajar menuturkan beberapa kalimat terkait dengan pencapaiannya dalam meraih gelar doktor. Menurutnya, S-3 dapat diibaratkan sebagai sebuah lari maraton. “Saya ngerjain disertasi itu enggak pernah lembur. Jadi tiap hari saya harus narget sendiri yaitu 2 lembar per hari. Itu harus, dan itu setiap hari. Setiap hari ada progres, dan itu stabil. Kayak pelari maraton, kuncinya itu bukan cepat tetapi lajunya itu stabil. Nah S-3 itu maraton, tidak perlu cepat-cepat, tetapi stabil. Kalau cepat, nanti bisa kehabisan energi dan lajunya jadi tidak jelas. Tapi kalau lajunya stabil, itu bisa sampai ke tujuan dengan kondisinya yang masih prima,” jelasnya.

“Ora usah serius-serius, ning tenanan”, sebuah motto yang terus memotivasi Ajar dalam menamatkan studi doktoralnya. Ia menutup wawancara dengan membedah filosofi dari motto tersebut. “Makna yang ingin saya sampaikan (dari motto tersebut) adalah tidak usah serius-serius dalam melakukan segala hal, dalam artian spaneng. Tetapi harus sungguh-sungguh. Jadi di setiap hal yang kita lakukan, every single choice itu harus diresapi secara sungguh-sungguh. Enggak usah serius-serius, santai aja, tetapi sungguh-sungguh,” tutupnya. (Lid)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengukuhan-Dr.-Ajar-Pradika-Ananta-Tur-S.S.-M.A.-dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dalam-Sidang-Ujian-Terbuka-Program-Pascasarjana-Doktor-Ilmu-Humaniora-FIB-UGM-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-08-09 09:54:272023-08-09 09:54:27Dosen UAD Raih Doktor dari Penamaan Keturunan Prajurit Keraton
You might also like
Cara Pandang Islam Menilai Hukum Menikah Beda Agama
RS UAD Bekali Dahlan Muda Kiat Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental
Penutupan AWFest 2025: Semangat Baru untuk Bahasa dan Budaya Arab
Mahasiswa UAD Raih Dua Penghargaan Pada Ajang Mendongeng Internasional
UAD Bekali Mahasiswa untuk Siapkan Karier Sejak Awal Kuliah
Mengenal Bimbingan Profetik

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026
  • Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 202629/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 202629/09/2026
  • Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia28/09/2026

FEATURE

  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top