Gelar Tarawih Perdana 1447 H Rektor UAD Tekankan Pentingnya Kalender Hijriah Global Tunggal

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Prof. Dr. Muchlas, M.T. pada tarawih perdana Ramadan 1447 H dalam rangkaian RDK UAD (Foto. Septi)
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan agenda rutin Ramadan di Kampus (RDK). Salat tarawih perdana Ramadan 1447 H di Masjid Islamic Center (IC) UAD disiarkan langsung melalui kanal YouTube Masjid Islamic Center UAD pada Selasa, 17 Februari 2026. Tema ceramah tarawih bertajuk “Ramadan Berdampak: Meneguhkan Peran Kampus Sebagai Pusat Peradaban Berdampak dan Berkemajuan”.
Dalam ceramahnya, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan bahwa momentum ini menjadi sejarah baru karena Persyarikatan Muhammadiyah resmi mulai memberlakukan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) untuk memberikan kepastian waktu ibadah bagi umat Islam di seluruh dunia.
Prof. Muchlas menjelaskan bahwa penerapan KHGT sangat mendesak untuk mengatasi perbedaan penetapan hari besar Islam yang kerap terjadi akibat penggunaan kalender lokal. Ia mencontohkan kasus nyata di mana jemaah umrah yang berlebaran di Mekkah bisa mengalami masa puasa hanya 28 hari karena perbedaan awal Ramadan antarnegara.
Oleh karena itu, KHGT hadir dengan prinsip kesatuan matlak, yang memandang seluruh permukaan bumi sebagai satu kesatuan zona waktu, sehingga umat Islam dapat merayakan Idulfitri dan Iduladha pada hari yang serentak tanpa kebingungan.
Dalam kesempatan tersebut, Muchlas menegaskan bahwa penyatuan kalender ini merupakan wujud kemandirian umat dalam menjawab tantangan zaman dan melunasi “hutang peradaban” Islam. “Jika umat Islam mampu bersatu dalam penentuan waktu, ini akan menunjukkan kematangan dan kemandirian dalam mengelola urusan keagamaan kita di tengah arus globalisasi,” ungkapnya.
Ia berharap kehadiran kalender global ini dapat meminimalisir konflik perbedaan serta memperkuat persatuan dan solidaritas umat Islam di masa depan.
Selain menyampaikan materi terkait KHGT, Rektor UAD juga secara resmi membuka kegiatan RDK 1447 H dan menginformasikan ketersediaan fasilitas ramah anak berupa area bermain yang didampingi panitia agar orang tua dapat beribadah dengan khusyuk. Rangkaian acara malam tersebut kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat iftitah dan salat tarawih berjemaah. (Septia)
