• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Diaspora Kader Muhammadiyah untuk Kemakmuran Bangsa

10/03/2025/in Feature /by Ard

Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D. dan Dr. Diyah Puspitarini, S.Pd., M.Pd. sebagai Pemateri Pengajian Ramadan PWM DIY (Dok. BHP UAD)

Peran kader Muhammadiyah dalam diaspora menjadi fokus dalam sesi kedua Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 1446 H yang diadakan di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Kajian pada Sabtu, 8 Maret 2025 tersebut mengundang Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D. dan Dr. Diyah Puspitarini, S.Pd., M.Pd. sebagai pemateri yang membahas kontribusi kader Muhammadiyah di berbagai sektor demi kemakmuran bangsa.

Dr. Diyah Puspitarini memaparkan bahwa diaspora kader Muhammadiyah bukanlah fenomena baru, melainkan sudah berlangsung sejak prakemerdekaan, ketika Muhammadiyah menata kadernya dengan sistematis. Kader Muhammadiyah tersebar di berbagai bidang dan berperan dalam membangun masyarakat. Ia menjelaskan empat tipe kader Muhammadiyah, yaitu kader persyarikatan (aktif dalam struktur organisasi dan pengajian di tingkat ranting hingga daerah lain), kader umat (berperan di kelompok masyarakat yang lebih luas), kader bangsa (siap ditempatkan di berbagai lembaga nasional), dan kader kemanusiaan universal (aktif dalam gerakan kemanusiaan global).

Menurutnya, kaderisasi di Muhammadiyah sangat penting agar setiap kader memahami nilai-nilai kemanusiaan dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Oleh karena itu, Muhammadiyah harus terus mendorong kadernya untuk berdiaspora di berbagai sektor, baik legislatif, eksekutif, yudikatif, pertahanan, maupun dalam jaringan global seperti bisnis, pendidikan, dan sosial.

“Semuanya sama mencintai Muhammadiyah dengan caranya dan tidak ingin Muhammadiyah tertinggal begitu saja, itulah yang membuat Muhammadiyah terkenal sampai sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Hilman Latief menjelaskan bahwa fenomena diaspora kader Muhammadiyah terus berkembang, dari yang awalnya hanya untuk menuntut ilmu dan mencari kehidupan, hingga kini menjadi bagian dari pergerakan sosial, ekonomi, dan politik. Hal ini sejalan dengan tren diaspora masyarakat Indonesia yang semakin masif sejak abad ke-20. Dengan tersebarnya kader Muhammadiyah, terbentuklah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) di berbagai negara, yang menjadi pusat gerakan kader di luar negeri.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa diaspora kader Muhammadiyah harus selaras dengan visi kebangsaan dan nilai-nilai Islam berkemajuan. Terdapat empat aspek utama dalam mendukung diaspora kader, yaitu pengiriman dana ke tanah air, penguatan jaringan (networking), investasi bisnis, dan penguasaan teknologi.

 “Yang penting dalam mendorong diaspora yang baik adalah penyelarasan visi kebangsaan dan kemuhammadiyahan,” tegasnya.

Dengan semakin luasnya diaspora kader Muhammadiyah, diperlukan perencanaan dan strategi yang matang untuk menempatkan mereka di berbagai sektor, seperti ekonomi, politik, dan birokrasi. Muhammadiyah diharapkan dapat terus memperluas pengaruhnya di tingkat nasional maupun global, sekaligus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dan kebangsaan. (ito)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Hilman-Latief-M.A.-Ph.D.-dan-Dr.-Diyah-Puspitarini-S.Pd_.-M.Pd_.-sebagai-Pemateri-Pengajian-Ramadan-PWM-DIY-Dok.-BHP-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-10 10:01:472025-03-10 10:01:47Diaspora Kader Muhammadiyah untuk Kemakmuran Bangsa
You might also like
Mahasiswa KKN UAD Kenalkan Ecoprint sebagai Solusi Batik Ramah Lingkungan
Hari Prodi P2K UAD 2025: Makin Dekat, Makin Akrab
Dhita Pratama Putra: Dua Tahun Transformasi di Science Hunter Indonesia
FK UAD Sukses Selenggarakan Pelatihan Etika Mahasiswa dan Dosen
Persiapan Diri Menuju Ramadan: Hari Ini Harus Lebih Baik, Bulan Ini Harus Lebih Baik, Ramadan Ini Harus…
Mahasiswa UAD Gandeng Pemerintah Kab. Magelang Budidaya Kelinci New Zealand Berkualitas

TERKINI

  • Peraturan Rektor UAD Nomor 14 Tahun 202314/07/2026
  • KKN UAD Ciptakan Media Visual Edukasi Pengelolaan Sampah14/07/2026
  • Keluarga Teater PeBei Sukses Gelar Pementasan Fragmen Lama14/07/2026
  • FPPTI DIY Perkuat Peran Perpustakaan melalui Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026–202914/07/2026
  • Google Student Ambassador UAD Gelar Sharing Session Pemanfaatan Gemini dan NotebookLM14/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026
  • Dandi Saputra Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Kompetisi Esai Nasional13/07/2026
  • Kupas Sastra sebagai Media Perlawanan Sosial, Athaya Hanun Raih Juara 2 Kompetisi Oral12/07/2026
  • Tim Debat UAD Juara 2 Lomba Debat Bahasa Indonesia di Pontianak12/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top