Jogja Explore #3: Pelajari Sejarah Sekaligus Bahasa Inggris lewat Travelling Edukasi PBI UAD

Jogja Explore Batch 3 PBI Universitas Ahmad Dahkan (UAD) di Museum Monumen Pangeran Diponegoro (Foto. Jogja Explore PBI UAD)
Travelling ternyata tidak hanya tentang bersenang-senang saja, akan tetapi dapat dijadikan sebagai ajang belajar dan diskusi bersama. Seperti Program Jogja Explore 3 yang telah digelar oleh Peminatan Tourism Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada 3 Februari 2026.
Kegiatan yang awalnya merupakan project akhir mahasiswa PBI 2023 ini, siapa sangka dapat menjadi inovasi belajar sejarah dan bahasa inggris dengan cara yang menyenangkan. Mengusung tema sejarah Pangeran Diponegoro, Jogja Explore 3 sukses kunjungi total tiga destinasi wisata yang berhubungan dengan peristiwa hidup Pangeran Diponegoro.
Diawali dengan kunjungan di Masjid Gedhe Mataram Kotagede, Yogyakarta. Dilanjutkan Museum Monumen Pangeran Diponegoro dan diakhiri dengan jelajah Goa Selarong. Tidak hanya kegiatan kunjungan, Jogja Explore 3 sediakan tour guide yang merupakan mahasiswa PBI sebagai pengarah sekaligus narasumber yang memaparkan sejarah Pangeran Diponegoro menggunakan Bahasa Inggris.
Nur Rifai Akhsan selaku dosen mata kuliah peminatan tourism ungkap rasa haru atas keberhasilan program Jogja Explore 3, “Saya merasa bangga kepada mahasiswa/i karena telah berhasil melaksanakan program ini, program ini telah terlaksana selama tiga tahun dan saya dapat merasakan perkembangannya hingga saat ini. Semoga program ini dapat menjadi pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa dan peserta dimulai dari persiapan hingga pelaksanaannya.”
Program yang terbuka untuk umum ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa/i PBI saja, akan tetapi terdapat mahasiswa dari program studi lain seperti Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan Bimbingan Konseling dengan total 12 peserta. Pada akhir kegiatan, peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi dengan pelancong dari Belanda terkait sejarah Pangeran Diponegoro.
Ahmed Rassel selaku ketua pelaksana turut berikan pandangannya terkait program Jogja Explore 3, “Program ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa UAD, akan tetapi diharapkan kedepannya dapat dikenal dan menjadi inspirasi masyarakat luas agar dapat memanfaatkan geografis Yogyakarta yang kaya akan wisata.” Ungkapnya. (Juni)
