• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Manusia yang Cerdas Menurut Rasulullah

24/02/2026/in Feature /by Ard

Ust. Prof. Dr. H. Waharjani, M.Ag. pemateri kajian Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Dalam Kajian Rutin Ahad Pagi di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada 1 Februari 2026, Ust. Prof. Dr. H. Waharjani, M.Ag., mengajak jemaah memahami makna “manusia cerdas” sebagaimana diajarkan Rasulullah saw. Mengawali tausiah dengan refleksi peringatan Isra Mikraj, ia menegaskan bahwa kecerdasan dalam Islam bukan sekadar kecerdikan intelektual, melainkan kemampuan mengendalikan diri. Rasulullah, katanya, menyebut orang cerdas sebagai mereka yang mampu menahan amarah. Bahkan kepada sahabat yang dikenal mudah marah, Nabi berpesan berulang kali, “La taghdab, la taghdab, la taghdab” (jangan marah).

Selain menahan amarah, kecerdasan juga tampak pada kemampuan mengendalikan gaya hidup, terutama dari perilaku boros. Ia mencontohkan kebiasaan belanja tanpa perencanaan yang sering berujung penyesalan. Menurutnya, hidup hemat bukan berarti pelit, tetapi bijak dalam membedakan kebutuhan dan keinginan. Orang cerdas, lanjutnya, juga tidak menyakiti hati orang lain, tidak bertindak tanpa memikirkan akibat, serta menjauhi sifat malas. Ia menyederhanakan kiat sukses mahasiswa dengan rumus 2T: tekun dan tekan, tekun belajar agar sampai pada tujuan.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kecerdasan sejati adalah beramal untuk kehidupan setelah kematian. Mengutip hadis tentang keutamaan mukmin yang kuat, ia menjelaskan bahwa kekuatan mencakup iman yang kokoh, fisik yang sehat, akhlak yang luhur, ibadah yang tekun, ilmu yang bermanfaat, serta kedermawanan. Ia mengingatkan bahwa amal seperti sedekah dan ilmu bermanfaat akan terus mengalir pahalanya, berbeda dengan amal lain yang terputus ketika seseorang wafat. Karena itu, ia mendorong orang tua untuk serius mendidik dan menyekolahkan anak sebagai investasi akhirat.

Dalam aspek keteladanan, ia mengutip pandangan Abdullah Nasih Ulwan tentang pentingnya pendidikan berbasis contoh. Orang tua, menurutnya, harus menjadi model iman yang kuat, tubuh yang sehat, dan akhlak yang luhur. Ia juga menyinggung pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga, istirahat cukup, pengelolaan stres, serta menghindari kebiasaan merusak. Mukmin yang kuat, tegasnya, lebih dicintai Allah Swt. daripada mukmin yang lemah, baik lemah iman, lemah usaha, maupun lemah semangat.

Menutup kajian, ia menguraikan enam akhlak yang menjadi jaminan surga sebagaimana disebut dalam hadis: jujur ketika berbicara, menepati janji, menunaikan amanah, menjaga kehormatan diri, menundukkan pandangan, serta menahan lisan dan tangan dari menyakiti orang lain. Ia juga mengingatkan pentingnya pembiasaan sejak dini, termasuk mendidik anak salat sejak usia tujuh tahun. “Sulit di awal, tetapi akan mudah jika sudah menjadi kebiasaan,” ujarnya. Dengan pengendalian diri, pembiasaan baik, dan orientasi akhirat, manusia tidak hanya menjadi pintar, tetapi benar-benar cerdas menurut tuntunan Rasulullah. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ust.-Prof.-Dr.-H.-Waharjani-M.Ag_.-pemateri-kajian-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-02-24 09:40:182026-02-24 09:40:18Manusia yang Cerdas Menurut Rasulullah
You might also like
UAD Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Gratis dan Potongan Biaya Hingga 8 Semester
Pentingnya Manajemen Waktu Bagi Mahasiswa
Mahasiswa KKN UAD Kenalkan Pembuatan Silase di Girisubo
Saatnya Mahasiswa Jadi Pengusaha
FAI UAD Resmi Luncurkan Ujian Standardisasi Bahasa Arab “Ikhla’”
UAD Teken MoU dengan Badan Keahlian DPR RI

TERKINI

  • BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 202617/04/2026
  • UAD Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi17/04/2026
  • UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius16/04/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY16/04/2026
  • Menangkal Bahaya “Dumb Scroll” Era Digital: Ustadz Fadhlurrahman Bagikan 3 Fase Mendidik Anak15/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top