• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Meredusksi Sampah dengan Losida

11/03/2023/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat Losida untuk olah sampah oraganik (Foto: Farida)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengajak warga untuk memanfaatkan sampah organik dengan menggunakan losida atau lodong sisa dapur. Hal ini dilakukan untuk menangani sampah dapur di Padukuhan Daleman, Gilangharjo, Pandak, Bantul, dengan menggandeng mahasiswa KKN UAD Reguler 101 Unit XII.D.2 pada Senin (27-2-23).

Warga diajak untuk peduli terhadap lingkungan, khususnya di Padukuhan Daleman, dengan memanfaatkan sampah melalui losida. Sudah bukan rahasia lagi tentang permasalahan sampah yang belum terselesaikan di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya wilayah Bantul. Bahkan, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan yang berada di Kabupaten Bantul sendiri sudah mencapai ambang batas untuk menerima sampah dari wilayah tersebut. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan sampah sebaik mungkin dengan mereduksi penumpukan sampah di TPA Piyungan.

“TPA Piyungan sudah tidak bisa menampung sampah lagi dari wilayah Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta. Harapan kami dengan adanya losida, penumpukan di pembuangan akhir bisa berkurang supaya tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar,” kata Salsabila Aulya salah satu mahasiswa KKN UAD.

Lebih lanjut, ia menjelaskan losida berfungsi sebagai media dalam proses pembuatan pupuk organik yang berasal dari sisa dapur yang dihasilkan oleh warga setiap hari, seperti sisa nasi, sayur, maupun buah. Pembuatan losida menggunakan paralon dengan diameter 3 inci dan tinggi 120 cm. Bagian bawah paralon dilubangi sepanjang 40 cm yang berguna untuk penyebaran pupuk organik yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah. Cara menggunakan losida yaitu dengan menanam losida ke dalam tanah setinggi lubang yang telah dibuat. Kemudian, masukkan sampah dapur dan sampah organik. Terakhir, tutup bagian atas paralon.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Reguler 101 Unit XII.D.2 berharap dapat menyadarkan warga bahwa sampah merupakan tanggung jawab bersama. Selain itu masyarakat bisa merasakan manfaat sekaligus wawasan baru. Sebab, hal yang dianggap kecil dapat membawa perubahan besar bagi umat manusia. (egr/frd)

uad.ac.id

Tags: Berita UAD, Dosen, KKN UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-Losida-untuk-olah-sampah-oraganikFoto-Farida.jpeg 1200 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-03-11 10:21:582023-03-11 10:21:58Meredusksi Sampah dengan Losida
You might also like
Mahasiswa KKN Internasional UAD Ikuti Pemilu 2024 di Thailand
Inovasi Laboran UAD Raih Tiga Besar KILAB 2025
UAD Gelar Pengajian Refleksi Akhir Tahun 2024
Bantu Tingkatkan Ekonomi Warga Dusun Kepuh Wetan, KKN UAD Gelar Seminar UMKM
Gelar Karya Produk Zero Waste: Dari Krajan 1 untuk Bumi yang Lebih Hijau
21 Mahasiswa UAD Resmi KKN Internasional ke Thailand

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026
  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top