Tim Prodamat UAD Edukasi Mahasiswa KPI UMY Kembangkan Aplikasi Dakwah Berbasis AI

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi mahasiswa KPI UMY kembangkan aplikasi dakwah berbasis AI (Foto. Tim Prodamat UAD)
Dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi, mahasiswa Program Studi Magister Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyelenggarakan Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) bertajuk “Pelatihan Pengembangan Aplikasi Dakwah Berbasis AI bagi Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UMY”. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, di UMY.
Program ini merupakan bentuk kontribusi keilmuan mahasiswa Magister Informatika UAD dalam mendukung pengembangan dakwah digital. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UMY yang telah mengembangkan ide dan purwarupa aplikasi dalam pembelajaran Elektronikal Dakwah. Melalui pendampingan ini, peserta diajak mengembangkan aplikasi berdasarkan kebutuhan pengguna, bukan sekadar menambah fitur.
Pelatihan dilaksanakan melalui pemaparan materi, diskusi, dan praktik langsung. Peserta mempelajari delapan tahapan pengembangan, yaitu meninjau aplikasi, menyederhanakan fitur utama, merapikan tampilan dan alur pengguna, memanfaatkan AI melalui instruksi yang tepat, mengembangkan fungsi dan data sederhana, memperbaiki serta menguji aplikasi, meninjau aspek publikasi dan etika, serta mempresentasikan hasil pengembangan.
Dalam prosesnya, peserta menggunakan perangkat berbasis kecerdasan buatan untuk membantu perancangan antarmuka dan pengembangan prototipe. Google Stitch digunakan untuk mendukung perancangan tampilan, Google AI Studio membantu proses pengembangan logika dan kode, sedangkan Vercel digunakan untuk menayangkan aplikasi secara daring. Peserta juga diarahkan agar memeriksa hasil keluaran AI secara kritis, menjaga privasi pengguna, dan memvalidasi ketepatan konten keagamaan.
Salah satu hasil yang ditampilkan dalam kegiatan ini adalah prototipe aplikasi Niyyah. Aplikasi tersebut memiliki tiga bagian utama, yakni penentuan target ibadah, pencatatan aktivitas ibadah harian, dan pemantauan progres ibadah. Prototipe ini menjadi contoh penerapan teknologi untuk membantu pengguna merencanakan dan mengevaluasi aktivitas ibadah secara lebih terstruktur.
Berdasarkan laporan evaluasi, sebanyak 16 peserta mengikuti pre-test dan post-test. Pada pre-test, enam peserta atau 37,5 persen mencapai nilai ketuntasan, sedangkan sepuluh peserta belum mencapai ketuntasan. Setelah mengikuti pelatihan, seluruh peserta yang mengikuti post-test mencapai batas ketuntasan. Laporan juga mencatat kenaikan rata-rata nilai sebesar 28,1 persen. Hasil evaluasi ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep Minimum Viable Product (MVP), alur pengguna, dan penggunaan AI dalam pengembangan aplikasi.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim yang diketuai Yaufani Adam, dengan anggota Muhamad Widyantoro, Denilson Aji Santoso, dan Muhdini Wakhid. Tim mendapatkan bimbingan dari Dr. Murinto, S.Si., M.Kom., dan Prof. Dr. Ir. Imam Riadi, M.Kom. Program ini didanai oleh Universitas Ahmad Dahlan melalui Prodamat dan menjadi wujud kolaborasi antara Magister Informatika UAD dengan Program Studi KPI UMY.
Melalui kegiatan ini, tim berharap pendampingan pengembangan aplikasi dapat terus berlanjut, termasuk melalui pengujian kegunaan kepada lebih banyak pengguna dan penyempurnaan fitur secara bertahap. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya inovasi dakwah digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mengedepankan etika, keamanan data, dan tanggung jawab dalam pemanfaatan kecerdasan buatan. (Mei)
