• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Usung Prototipe Aplikasi Ramah Disleksia, Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal

10/07/2023/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih bronze medal di lomba esai nasional mengangkat Prototipe Ramah Disleksia (Foto: Istimewa)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang beranggotakan Izzani Fathur Rizki, Imam Mahdi, Asna Adira Finan, dan Zulfatin Nafisah, di bawah bimbingan Guntur Maulana Zamroni, B.Sc.,M.Kom. berhasil meraih bronze medal dalam Lomba Esai Tingkat Nasional (LETIN) 2023. Kegiatan ini diselenggarakan oleh kerja sama antara komunitas Nusantara Muda dan Universitas Triatma Mulya, Bali.

Tim UAD mengusung judul “BrainFlow: Prototipe Ramah Disleksia Guna Mengembangkan Pemahaman dan Minat Membaca”. Disleksia diartikan sebagai kesulitan dalam mengeja, membaca, ataupun menulis. Penyandang disleksia memiliki struktur dan fungsi otak yang berbeda dibandingkan dengan manusia normal. Hal inilah yang membuat penyandang disleksia memiliki cara belajar yang berbeda.

Data menunjukkan disleksia dapat terjadi pada 1 dari 10 anak di usia sekolah atau sekitar 10%‒15% dari populasi. Data ini sejalan dengan ungkapan Ketua Asosiasi Disleksia Indonesia yang memperkirakan sekitar 5 juta dari 50 juta anak sekolah yang menderita disleksia pada tahun 2014. Artinya pada rata-rata setiap kelas dengan jumlah 25 siswa, terdapat 2 sampai 3 siswa yang mengalami disleksia. Sayangnya, keberadaan sekolah inklusi disleksia masih minim. Padahal mereka sangat memerlukan perhatian dan pembelajaran khusus guna mengembangkan kemampuan dasar akademik, seperti membaca.

“BrainFlow hadir sebagai penunjang untuk mengatasi dan meminimalisir permasalahan yang terjadi di sekolah khusus disleksia, guna membantu anak-anak belajar membaca dengan metode baru berbasis prototipe,” papar Asna saat diwawancarai.

Tak hanya itu, BrainFlow juga menyediakan informasi seputar disleksia melalui YouTube Room bagi para orang tua maupun pendidik. Secara keseluruhan, prototipe BrainFlow merupakan aplikasi layanan belajar kreatif berbasis android yang dapat diakses oleh anak, orang tua, dan para pendidik disleksia untuk meningkatkan daya ingat dan kemampuan membaca siswa disleksia di Indonesia.

Keunggulan prototipe BrainFlow terdapat pada 2 fitur utamanya. Learning, fitur yang berisi tahap awal belajar dan perkenalan alfabet yang mempunyai bentuk hampir mirip dengan tambahan simbol khusus, sehingga tercipta pemahaman alfabet yang sama.

“BrainFlow juga menyediakan Youtube Room yang bertujuan untuk memudahkan pengajar maupun orang tua penyandang disleksia dalam mencari referensi media pembelajaran lainnya serta memberikan informasi mengenai disleksia.”

Fitur kedua adalah game, yang bisa digunakan saat penyandang disleksia telah mempelajari alfabet sebagai relaksasi otak. Terdapat 3 jenis gim yang dapat meningkatkan memori anak dalam mengingat alfabet. Diharapkan fitur kedua ini tidak hanya sebagai pengusir stres dan penghibur diri, tetapi juga bermanfaat untuk meningkatkan konsentrasi serta kemampuan belajar anak.

“Sejujurnya target kami emas ya untuk bidang pendidikan ini, tetapi dengan diraihnya medali perunggu, kami tetap bersyukur karena mampu bersaing dan unggul dibandingkan dengan universitas ternama lain di Indonesia,” kata Anas.

“Setelah melewati proses perlombaan yang panjang disertai kesulitan dan medali di akhirannya, kami tidak mau berhenti di situ saja, intinya jangan mudah puas. Juri perlombaan di sana juga menyarankan agar prototipe ini dikembangkan lebih lagi dan jalinlah kerja sama dengan dinas terkait juga pemerintahan pusat karena mereka meyakini bahwa ide kami sangat diperlukan bagi kesejahteraan pendidikan penyandang disleksia,” imbuhnya. (eka)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-bronze-medal-di-lomba-esai-nasional-mengangkat-Prototipe-Ramah-Disleksia-Foto-Istimewa.jpg 1272 1300 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-10 18:20:432023-07-10 18:21:37Usung Prototipe Aplikasi Ramah Disleksia, Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal
You might also like
Meriah! UAD FAIR 2023 Resmi Dibuka
KKN Alternatif UAD Berikan Sosialisasi Literasi Media untuk Remaja di Sudagaran
Peneguhan dan Pengenalan Muhammadiyah Bagi Mahasiswa Magister UAD
Persada UAD Selenggarakan Khotbah Iftitah 2023
UAD Masuk Kategori Perguruan Tinggi Terproduktif Klaster II dalam Ajang PKM Award 2024
Mengapa Kita Tidak Merasakan Penderitaan Orang Lain dalam Falsafah Penciptaan dan Realitas Ketidakadilan?

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan III Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 202528/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I di National Economic Business Competition 202527/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Pers Mahasiswa 2025 dari AJI Indonesia25/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Pengabdian Masyarakat Tingkat Nasional pada ASLAMA PTMA 202519/08/2025
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II di Ajang AILEC 202519/08/2025

FEATURE

  • Cerita Dwi Nur Fadhliyah, Dari Iseng Hingga Raih Prestasi di BICF 202527/08/2025
  • Nikmat Tak Bisa Terhitung, Syukur Tak Boleh Terputus26/08/2025
  • Psikologi Profetik sebagai Paradigma Integratif Ilmu dan Iman21/08/2025
  • Prof. Maryudi Dorong Inovasi Polimer untuk Lingkungan yang Berkelanjutan20/08/2025
  • Implikasi Putusan MK 135/PUU-XXII/2024: Momentum Baru Demokrasi Lokal Indonesia20/08/2025

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top