• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

PBII Walkie Talkie, Ruang Bicara Anak Muda tentang Pancasila

17/06/2025/in Terkini /by Ard

IMM PBII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBII) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan PBII Walkie Talkie secara langsung (live) di Instagram. Diselenggarakan pada 1 Juni 2025 dengan tema “Lahir Sebagai Indonesia: Muda, Merdeka, dan Ber-Pancasila”, acara ini menghadirkan dialog santai namun bermakna bersama kader-kader IMM PBII, yaitu IMMawati Dita, IMMawan Rassel, IMMawati Candrika, dan IMMawan Fajar, dengan moderator IMMawati Nuurul.

Para pembicara menyampaikan pandangan mereka tentang makna menjadi anak Indonesia. Rassel menyebut lahir sebagai anak Indonesia adalah sebuah privilese, apalagi jika datang dari pelosok daerah, itu menjadi bukti dari perjuangan dan kerja keras. Dita mengapresiasi keberagaman budaya yang tinggi dan nilai toleransi dalam masyarakat Indonesia.

Menyoal tantangan globalisasi, Candrika menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila, terutama sila pertama, dengan beribadah dan tetap menjunjung spiritualitas. Sementara itu, Fajar menegaskan perlunya keterbukaan, gotong royong, dan musyawarah dalam kehidupan berbangsa dan berorganisasi.

IMM dianggap cukup berperan dalam membumikan nilai-nilai Pancasila. Rassel menyoroti praktik musyawarah dalam IMM yang nyata, bukan hanya dalam orasi, tetapi juga dalam aksi. Dita pun mengajak untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam hal aksi nyata, mereka memberi contoh seperti gotong royong di kontrakan, saling menghargai tanpa rasisme, hingga kegiatan ibadah bersama. Tak ketinggalan, peran bahasa Indonesia juga disoroti sebagai penguat identitas nasional di tengah arus globalisasi. “Belajar bahasa asing penting, tetapi jangan tinggalkan bahasa Indonesia,” ujar Dita.

Mengakhiri diskusi, para pembicara menyampaikan pandangan tentang makna kemerdekaan. “Merdeka itu sejahtera dan damai,” kata Fajar dan Candrika. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-PBII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-17 17:10:202025-06-17 17:10:20PBII Walkie Talkie, Ruang Bicara Anak Muda tentang Pancasila
You might also like
Ijazah Saja Tak Cukup, Begini Strategi Lulusan Baru Hadapi Dunia Kerja
Program Studi Kedokteran UAD Raih Akreditasi Baik Sekali dari LAM-PTKes
Bimawa UAD Gelar Career Camp #2
UAD Tuan Rumah Orasi Ilmiah dalam Rangka HUT ABKIN ke-50
Layanan Konseling Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Mental
FAST UAD Luncurkan Program FASTcasts

PRESTASI

  • Teliti Pengaruh TikTok terhadap Nilai Sosial Mahasiswa, Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional08/06/2026
  • Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional05/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Juara Nasional dari Kajian Bahasa di Media Sosial05/06/2026
  • Inovasi Lentera Culture Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional04/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Presenter Terbaik melalui Inovasi Energi Terbarukan Berbasis AI04/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top