KKN UAD Kenalkan BRIKAM di Kulon Progo

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan olahan BRIKAM Kulon Progo (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit IV.D.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sosialisasi pengolahan limbah sekam padi menjadi briket arang yang dinamai dengan BRIKAM (Briket dari Sekam Padi) di Padukuhan Setan, Kalurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 13 dan 15 Februari 2026 dengan sasaran Kelompok Tani Handayani dan perkumpulan UKLPMD Dusun Setan.
Program ini digagas sebagai upaya penanggulangan limbah organik berupa sekam padi yang banyak ditemukan di wilayah tersebut. Selama ini, sekam padi umumnya hanya dibuang, dibakar, atau dijual tanpa pengolahan lanjutan.
Melalui sosialisasi dan pelatihan, mahasiswa KKN memperkenalkan inovasi BRIKAM sebagai solusi bahan bakar alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan. Dalam pemaparannya, mahasiswa mengingatkan bahwa limbah sekam padi dapat mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan bijak. Mahasiswa menjelaskan proses pembuatan BRIKAM, mulai dari pengeringan sekam, penghalusan, pencampuran dengan tepung kanji, pencetakan, dan pengeringan briket.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, pembuatan briket, serta sesi diskusi. Anggota Kelompok Tani Handayani dan UKLPMD menunjukkan antusiasme dengan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai manfaat dan potensi pengembangan BRIKAM.
BRIKAM dinilai lebih unggul dibandingkan kayu bakar biasa, di antaranya menghasilkan residu asap yang lebih sedikit, panas yang stabil, serta daya tahan pembakaran yang lebih lama. BRIKAM juga bermanfaat untuk alternatif bahan bakar kebutuhan rumah tangga dan pelaku UMKM.
Mahasiswa KKN berharap inovasi BRIKAM dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Padukuhan Setan, bukan hanya sebagai solusi pengelolaan limbah sekam padi, tetapi juga menjadi nilai tambah bagi ekonomi warga setempat. (Mei)
