Perluas Jangkauan Pitutur Waras, PPKO IMM FKM UAD Sasar Empat Padukuhan di Caturharjo

Tim PPKO IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperluas jangkauan program Hamemayu Warasing Desa di kalurahan Caturharjo (Foto. PPKO IMM FKM UAD)
Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus memperluas jangkauan implementasi program HAMEMAYU WARASING DESA. Kegiatan bertajuk “Pitutur Waras” ini sukses dilaksanakan secara maraton pada tanggal 13, 18, dan 19 Agustus 2026, menyasar pelayanan Posyandu di Padukuhan Tegalsempu, Gluntung Kidul, Banyuurip, dan Kuroboyo yang berada di wilayah Kalurahan Caturharjo.
Rangkaian kegiatan di setiap padukuhan tersebut selalu diawali dengan sambutan dari Lurah Caturharjo serta Kepala Dukuh (Bapak Dukuh) setempat. Kehadiran jajaran pemerintah desa dan padukuhan ini menjadi wujud dukungan nyata terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat yang digerakkan oleh kader.
Fokus utama dari kegiatan Pitutur Waras ini adalah mengimplementasikan integrasi pelayanan Posyandu melalui konsep One Stop Service. Melalui alur ini, masyarakat mendapatkan pelayanan utuh mulai dari proses pendaftaran, pelayanan dan pemeriksaan, pencatatan hasil, hingga tahap konseling dalam satu pintu. Penerapan sistem ini dinilai efektif untuk mendukung pelayanan Posyandu yang lebih terstruktur dan memudahkan baik kader maupun warga yang mengikuti rangkaian pelayanan.
Dalam praktiknya, para kader kesehatan di masing-masing padukuhan mencatat setiap hasil pelayanan menggunakan Kartu Jati Waras. Untuk memastikan pendokumentasian yang berkelanjutan, data hasil pemeriksaan dari kartu tersebut juga diinput ke dalam aplikasi SI-WARAS (Sistem Informasi Warasing Desa). Digitalisasi pencatatan data ini dilakukan dengan pendampingan langsung dari Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD.
Berkat keterlibatan aktif kader kesehatan dan dukungan penuh dari pemerintah kalurahan serta masing-masing padukuhan, pelaksanaan Pitutur Waras di keempat padukuhan tersebut berjalan dengan sangat baik. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kader dalam memberikan pelayanan Posyandu yang terintegrasi, terarah, dan terdokumentasi, sekaligus mendorong pemanfaatan sistem pencatatan digital di Caturharjo. (ito)
