Doa Bersama P2K UAD 2026 Perkuat Ikhlas dan Semangat Ibadah

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar doa bersama untuk pengenalan program kampus (P2K) (Foto. Panpus P2K UAD)
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Doa Bersama Pengenalan Program Kampus (P2K) pada Jumat, 11 September 2026, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi momentum bagi panitia dan seluruh pihak yang terlibat untuk menyatukan harapan serta memohon kelancaran, keselamatan, keberkahan, dan kebermanfaatan dalam pelaksanaan P2K.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia P2K 2026, Fajar Hana Miftahul. Dalam laporannya, Fajar menyampaikan kesiapan panitia dalam menjalankan rangkaian P2K sekaligus mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dengan sebaik-baiknya.
Selanjutnya, Presiden Mahasiswa UAD, Muhammad Ilham, juga menyampaikan sambutannya. Ia menekankan pentingnya menjadikan keikhlasan sebagai fondasi dalam menjalankan amanah kepanitiaan serta bekerja dengan semangat ibadah. “Ikhlas sebagai fondasi, yang kedua kerja sebagai ibadah,” tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa mengawali kegiatan dengan doa menjadi langkah penting karena nilai spiritual diharapkan dapat menjiwai perjalanan pelaksanaan P2K. Muhammad Ilham juga berharap kepanitiaan P2K 2026 dapat berjalan secara solid. Menurutnya, seluruh panitia memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kesiapan dan kerja sama dalam menyukseskan program pengenalan kampus.
Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., memberikan apresiasi terhadap persiapan yang telah dilakukan panitia P2K. Ia menilai persiapan yang dilandasi keikhlasan dan semangat ibadah menjadi dasar penting dalam menjalankan amanah. Prof. Muchlas juga menekankan pentingnya inisiatif dalam menjalankan tugas. Menurutnya, inisiatif dapat mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi yang kemudian menghasilkan kerja-kerja profesional. “Kita harus mempunyai inisiatif. Inisiatif itu akan melahirkan kreativitas dan inovasi,” jelasnya.
Prof. Muchlas juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi selama menjalankan amanah kepanitiaan. Menurutnya, kelelahan maupun perbedaan kondisi dapat menjadi bagian dari dinamika, sehingga diperlukan sikap saling memahami dan menjaga kebersamaan.
Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, yaitu H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum., Ph.D. Doa dipanjatkan agar seluruh rangkaian P2K 2026 diberikan kelancaran dan keselamatan, serta panitia diberikan kekuatan fisik dan mental dalam menjalankan amanah.
Doa bersama tersebut menjadi momentum untuk mempersiapkan P2K 2026 tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga spiritual. Dengan menjadikan keikhlasan sebagai fondasi dan kerja sebagai ibadah, seluruh panitia diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kebermanfaatan bagi mahasiswa baru UAD. (Septia)
