Dosen UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Bodon Keterampilan Public Speaking

Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekali guru SD Muhammadiyah Bodon keterampilan public speaking (Foto. Istimewa)
Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A., memberikan lokakarya public speaking kepada pendidik SD Muhammadiyah Bodon pada 3 September 2026. Kegiatan tersebut membahas keterampilan berkomunikasi di depan publik, penyampaian pesan kepada wali murid, serta pentingnya sikap dan etika dalam berkomunikasi.
Dalam kegiatan tersebut, Handung menjelaskan pentingnya kemampuan komunikasi bagi pendidik, khususnya ketika berinteraksi dengan orang tua siswa dan masyarakat. Menurutnya, kemampuan menyampaikan pesan secara jelas dan persuasif perlu disertai dengan kesantunan agar komunikasi dapat berlangsung secara efektif.
Handung juga membahas peran sikap dan tutur kata pendidik dalam membangun citra sekolah. Cara guru berkomunikasi dengan masyarakat, termasuk wali murid, menjadi bagian dari interaksi yang perlu diperhatikan dalam lingkungan pendidikan.
Diskusi kemudian membahas sejumlah kendala yang dihadapi pendidik dalam berkomunikasi dengan wali murid. Para peserta menyampaikan bahwa komunikasi dengan siswa relatif lebih mudah dilakukan, sedangkan interaksi dengan orang tua siswa terkadang membutuhkan pendekatan yang berbeda.
Menanggapi hal tersebut, Handung menjelaskan bahwa keterampilan public speaking dapat dikembangkan melalui latihan yang terarah. Ia menekankan pentingnya memperhatikan nada suara, bahasa tubuh, dan gestur ketika memulai komunikasi. Unsur komunikasi verbal dan nonverbal tersebut dapat memengaruhi kesan awal dalam sebuah percakapan.
Selain teknik komunikasi, Handung membagikan strategi untuk menghadapi rasa cemas ketika berbicara di depan umum. Para pendidik diarahkan untuk mengalihkan rasa takut dengan memusatkan perhatian pada solusi dan pesan yang ingin disampaikan. Strategi tersebut dapat membantu pendidik tampil lebih tenang dan percaya diri ketika berinteraksi dengan wali murid maupun masyarakat.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan mengaitkan materi pada pengalaman peserta dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mendiskusikan situasi komunikasi yang mereka hadapi di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, para pendidik SD Muhammadiyah Bodon diharapkan dapat meningkatkan keterampilan komunikasi publik serta menerapkannya secara efektif, santun, dan profesional dalam berinteraksi dengan wali murid dan masyarakat.
