Mahasiswa S2 Farmasi UAD Bergabung dalam Tim MDMC Jadi Relawan di Aceh

Mahasiswa S2 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bergabung dalam Tim MDMC Jadi relawan di Aceh(Foto. Ilmi)
Imanudin Ilmi, seorang mahasiswa Program Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), turut serta dalam menjalankan misi kemanusiaan di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Ia bergabung dengan tim Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) pada Selasa, 3 Februari 2026. Keikutsertaannya didorong oleh rasa empati yang mendalam setelah melihat kondisi Aceh di media sosial, serta keinginan kuat untuk mengamalkan ilmu farmasi yang dimilikinya agar dapat membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Imanudin menghadapi tantangan tersendiri selama bertugas di lapangan. Tugas utamanya tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga memetakan ulang obat-obatan sumbangan dari relawan sebelumnya agar distribusi logistik berjalan lancar. Selain itu, minimnya akses air bersih akibat sumur warga yang tertutup lumpur dan debu jalanan yang belum sepenuhnya hilang, telah memicu tingginya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang menjangkiti warga di sekitar posko kesehatan.
Di tengah tekanan tugas medis, pengalaman humanis turut mewarnai pengabdiannya. Salah satunya adalah saat ia menangani pasien anak dengan luka robek di kaki yang sempat disembunyikan dari orang tuanya.
Situasi ini menuntut kesigapan sekaligus ketegangan, di mana Imanudin berupaya menjaga kesehatan mental pribadinya dengan teknik relaksasi sembari menyuntikkan semangat optimisme kepada setiap pasien. Baginya, kehadiran tenaga kesehatan tidak hanya soal mengobati fisik, tetapi juga memulihkan semangat para penyintas bencana.
Sebagai penutup, Imanudin menegaskan pentingnya persiapan diri dalam menghadapi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi kapan saja.
“Kesiapsiagaan bencana bukanlah hanya sebuah materi yang bisa disepelekan. Perbanyak literasi, karena suatu saat kita atau orang lain akan membutuhkan pengetahuan tentang tanggap bencana,” ujarnya. (Septia)
