• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Profil Orang Beriman dan Berakal dalam Islam

03/04/2025/in Feature /by Ard

Ceramah Tarawih di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) oleh Qaem Aulasyahied, S.Th.I, M.Ag. (Foto. Tsulusiyah)

Dalam Kajian Menjelang Berbuka pada 6 Maret 2025 di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Qaem Aulasyahied, S.Th.I, M.Ag. yang merupakan Sekretaris Program Studi Ilmu Hadis UAD sekaligus anggota Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menyampaikan materi tentang profil orang beriman dan berakal dalam Islam.

Qaem Aulasyahied mengawali ceramahnya dengan mengutip Surah Ar-Rahman, yang mengingatkan bahwa kullu man alaiha fan yang berarti segala sesuatu di muka bumi bersifat fana (sementara), sedangkan yang kekal hanyalah Allah, pemilik segala kemuliaan dan kehormatan. Ia juga mengutip perkataan Jalaluddin Rumi, “Kalau kita bisa mencintai sesuatu yang sementara, mengapa kita tidak bisa mencintai sesuatu yang selamanya?” Hal ini menegaskan bahwa cinta yang paling menguntungkan adalah cinta kepada Allah Swt.

Dalam penjelasannya, Qaem Aulasyahied menguraikan makna bacaan salat, khususnya Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Kata alhamdu menurut tafsir Syekh Abu Bakar Al-Jazairi mengandung dua makna pujian. Pertama, ats-tsanau li dzatillah, yaitu pujian terhadap zat Allah yang Maha Kekal dan Maha Sempurna. Kedua, ats-tsanau li af’alihi ala ibadihi, yakni pujian terhadap segala tindakan Allah kepada hamba-Nya, termasuk pemberian umur, rezeki, kehidupan, dan kebahagiaan.

Meski sudah memiliki dasar keimanan, Qaem menegaskan bahwa keimanan manusia bisa naik dan turun. Ia mengutip sebuah hadis yang menggambarkan seorang Yahudi yang masuk Islam tetapi kemudian menghadapi musibah bertubi-tubi. Rasulullah saw. menegaskan bahwa Islam bukanlah jaminan untuk terhindar dari kesulitan, melainkan seperti tungku api yang menguji keimanan seseorang. Dari hadis ini, terdapat tiga pelajaran penting. Pertama, iman pasti diuji sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 214. Kedua, Allah memerlukan pembuktian iman dari hamba-Nya. Ketiga, pembuktian iman menegaskan bahwa iman seseorang benar-benar berfungsi.

Menurutnya, ujian keimanan memiliki tingkatan yang berbeda, mulai dari al-ba’tsa u (ujian ringan), kemudian dhorro u (ujian berat seperti kemiskinan), hingga zilzalah (musibah yang mengguncang, seperti kehilangan orang terkasih). Allah menguji manusia untuk melihat sejauh mana keteguhan imannya. Terdapat dua tipe hamba Allah: mereka yang beriman hanya di lisan, tetapi tidak beriman di hati, dan mereka yang benar-benar mengimani Allah dan hari akhir.

Para ulama menjelaskan bahwa iman yang sejati adalah iman yang berfungsi, yaitu yang menjauhkan seseorang dari perbuatan maksiat. Qaem juga menegaskan bahwa ketika seseorang berbuat dosa, maka imannya sedang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Rasulullah saw. pernah bersabda bahwa seseorang yang melakukan zina, minum khamar, atau mencuri, maka pada saat itu ia sedang dalam keadaan tidak beriman.

Sementara itu, Syekh Abu A’la Al-Maududi menjelaskan tiga indikator iman yang berfungsi dengan baik. Pertama, iman yang menjadikan pemiliknya mencintai Allah di atas segalanya, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 165. Kedua, iman yang mendorong seseorang untuk semangat dalam melakukan kebaikan dan menjauhi keburukan. Ketiga, iman yang mengarahkan pemiliknya untuk berorientasi kepada kehidupan akhirat, sebagaimana termaktub dalam Surah Ibrahim ayat 2‒3.

Di akhir kajiannya, Qaem Aulasyahied menekankan bahwa cinta kepada Allah adalah cinta yang hakiki. Orang beriman bukanlah mereka yang tidak pernah berbuat dosa, tetapi mereka yang menyadari bahwa iman harus terus diuji dan dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan istigfar dan amal kebaikan, iman seseorang akan tetap berfungsi dan semakin kokoh. (Lus)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ceramah-Tarawih-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-oleh-Qaem-Aulasyahied-S.Th_.I-M.Ag_.-Foto.-Tsulusiyah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-03 07:50:092025-04-03 07:50:09Profil Orang Beriman dan Berakal dalam Islam
You might also like
Mahasiswa UAD Buat Inovasi Mi Instan Sehat Berbahan Dasar Bekatul Padi
Belajar PPKn, Belajar Kehidupan Penunjang Karier
UAD Raih Penghargaan Bronze Winner Kategori Media Sosial di Ajang PRIA 2024
NGOBRAS, Kupas Tuntas Beasiswa Unggulan untuk Mahasiswa Berprestasi
Mahasiswa UAD Raih Juara III Lomba Esai Tingkat Nasional
Sedari Kecil Geluti Bela Diri, Lathifah: Sehari Bisa Latihan 3 Kali

TERKINI

  • Gelar Karya PPG UAD Pamerkan 30 Projek Kepemimpinan30/10/2026
  • FKIP UAD Gelar Pelepasan Calon Wisudawan Periode I 2026/202730/10/2026
  • UAD dan UNJAYA Kembangkan Robot Pemilah Sampah Untuk Bangun Ekosistem Ekonomi Hijau Di Parangtritis Bantul30/10/2026
  • HISKI Komisariat UAD Raih Dua Penghargaan dalam KIK ke-35 HISKI29/10/2026
  • FKIP UAD Gelar Perdana Sidang Promosi Doktor29/10/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Juara I Seni Beregu Putri di POMDA DIY 202629/10/2026
  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top