UAD Tuan Rumah Rakereg FoSSEI Yogyakarta

Foto Bersama Seluruh Delegasi KSEI se-Yogyakarta di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Panitia Rakereg)
Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Regional Yogyakarta sukses menggelar Seminar Talkshow dan Rapat Kerja Regional (Rakereg) 2026 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Jumat, 6 Februari 2026. Agenda ini menjadi momentum penting bagi aktivis ekonomi syariah di Yogyakarta sebagai ruang silaturahmi dan kolaborasi antar KSEI se-Yogyakarta sekaligus untuk mengesahkan program kerja satu periode ke depan.
Acara ini dihadiri oleh FoSSEI Regional Yogyakarta, delegasi KSEI se-Yogyakarta, narasumber inspiratif, serta mahasiswa yang tertarik pada ekonomi Islam dan kepemimpinan rabbani. Kepala Program Studi Perbankan Syariah UAD, Dwi Santosa Pambudi, S.H.I., M.S.I., juga turut hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini.
Tahun ini, FoSSEI Jogja mengangkat tema talkshow yang sangat relevan dengan fenomena anak muda saat ini, yaitu “Financial Flexing: Cara Cerdas Bangun Aset & Value, Bukan Cuma Gaya”, menghadirkan Krishna Adityangga selaku Co-Founder PT Xyz Inovasi Digital. Tema ini dipilih sebagai respons atas meningkatnya budaya konsumtif demi gaya hidup di kalangan generasi muda.
Krishna Adityangga menegaskan pentingnya memahami hakikat kepemilikan (ashbabul milkiyah). “Gaya itu cepat terlihat, namun cepat habis. Aset itu sunyi, namun diam-diam membebaskan”, tuturnya dalam sesi tersebut. Ia juga menyoroti pemanfaatan teknologi blockchain dan Web 3 sebagai produk fungsional yang harus tetap berpijak pada nilai akidah, syariah, dan akhlak.
Ketua Pelaksana Rakereg 2026 menyampaikan bahwa melalui tema ini, peserta diharapkan mampu memahami cara membangun aset dan nilai diri yang berkelanjutan sesuai prinsip syariah. “Kami berharap para peserta terinspirasi menjadi agen perubahan dalam mengembangkan ekonomi halal di Indonesia,” ungkapnya dalam sambutan.
Selain talkshow edukatif, agenda Rakereg menjadi wadah evaluasi dan penyusunan program kerja strategis bagi FoSSEI Regional Jogja. Melalui diskusi di enam komisi (A-F), para delegasi KSEI merumuskan gagasan inovatif untuk diimplementasikan pada periode mendatang.
Puncak acara ditandai dengan Pelantikan Pengurus Baru FoSSEI Regional Yogyakarta Masa Amanah 2026. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Presidium Nasional FoSSEI, Saudara Abdul Wahab.
Melalui Rakereg ini, FoSSEI Regional Yogyakarta berharap kepengurusan baru masa amanah 2026 dapat mengimplementasikan program-program kerja strategis yang telah disusun, sehingga mampu mencetak kader-kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, namun juga memiliki integritas moral dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan. (anw)
