• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Menjaga Istikamah Pasca-Ramadan

13/04/2026/in Terkini /by Ard

Dr. H. Nur Ahmad Ghazali, M.A., pemateri Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Itoshiko)

Setelah sempat diliburkan pada bulan Ramadan, Kajian Rutin Ahad Pagi kembali diselenggarakan di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada 5 April 2026. Pada kesempatan ini, Dr. H. Nur Ahmad Ghazali, M.A., yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, hadir mengangkat tema “Syawal Naik Levelkah? Tantangan dan Upayanya”. Ia mengawali kajian dengan memaknai kata Syawal yang secara akar bahasa bermakna “naik” atau peningkatan, sejalan dengan semangat Islam yang senantiasa berkemajuan. Ustaz Nur Ahmad mengajak jemaah untuk bertekad menjadikan Syawal sebagai momentum eskalasi spiritual, bukan sekadar sisa-sisa energi pasca-Ramadan.

Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena menurunnya intensitas ibadah setelah bulan puasa usai. Menurutnya, rentetan ibadah di bulan Ramadan ibarat mendaki gunung; setelah mencapai puncak ketakwaan, seorang muslim tidak semestinya turun kembali, melainkan harus berupaya mempertahankan kebiasaan baik tersebut. Amalan-amalan seperti salat malam (tahajud), salat dhuha, sedekah, hingga i’tikaf hendaknya terus dilanjutkan agar level keimanan tetap terjaga. Ia menegaskan pentingnya visi umat Islam untuk menjadi hamba Rabbaniyun, yakni hamba Allah Swt. yang taat setiap saat, dan bukan sekadar Ramadhaniyun yang hanya bersemangat ibadah di bulan suci saja.

Salah satu langkah konkret untuk mempertahankan kebaikan itu adalah dengan melaksanakan puasa sunah enam hari di bulan Syawal. Berdasarkan hitungan matematis pahala, ibadah ini akan mengakselerasi ganjaran puasa menjadi setara dengan satu tahun penuh. Ia mengutip pandangan Imam An-Nawawi yang menyebut puasa Syawal sebagai penyempurna pahala Ramadan, serta pendapat Ibnu Rajab Al-Hambali yang memandangnya sebagai tanda diterimanya amal puasa seseorang. Meski godaan berpuasa di bulan Syawal terasa jauh lebih berat akibat banyaknya acara sosial, ia mengingatkan bahwa amalan yang dilaksanakan secara istikamah sangatlah dicintai oleh Allah Swt. walau jumlahnya sedikit.

Selain memupuk ibadah vertikal, Ustaz Nur Ahmad juga menitikberatkan pentingnya merawat kehidupan bersosial, salah satunya melalui sikap pemaaf. Ia mengisahkan keteladanan Abu Bakar As-Siddiq yang sempat menghentikan bantuan kepada kerabatnya, Mistah bin Usasah, lantaran termakan fitnah. Namun, setelah mendapat teguran halus dari Allah Swt. melalui Surah An-Nur ayat 22, Abu Bakar kembali berlapang dada dan memaafkan kesalahannya. Ditinjau dari kacamata psikologi modern, kelapangan hati untuk memaafkan terbukti mampu menurunkan tingkat stres, memulihkan kesehatan mental, serta memperkuat kohesi sosial antarsesama.

Di penghujung kajian, ia memberikan sebuah perumpamaan yang mendalam terkait perjalanan spiritual seorang muslim. Ramadan ibarat fase menabur benih dan menyiramnya setiap hari melalui berbagai amalan, sedangkan Syawal dan sebelas bulan berikutnya adalah ruang untuk terus merawat pohon tersebut agar tumbuh tegak dan berbuah lebat. Dengan memegang teguh komitmen istikamah, kelak malaikat akan turun untuk mendoakan, meluruhkan rasa takut, dan membawa kabar gembira berupa surga bagi hamba-hamba-Nya yang berserah diri. (Ito)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-H.-Nur-Ahmad-Ghazali-M.A.-pemateri-Kajian-Rutin-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Itoshiko.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-04-13 11:28:332026-04-13 11:28:33Menjaga Istikamah Pasca-Ramadan
You might also like
IMM PBII UAD dan PD IPM Sleman Gelar Seminar Mental Health dan Kesetaraan Gender
FAI UAD Tingkatkan Geliat Dakwah Islam Generasi Muda
Saskritika Rasa: Mahasiswa PBSI UAD Rayakan Keindahan Sastra Melalui Pementasan Apresiasi Puisi
Mahasiswa MPBI UAD Ajak Santri TPA Sidikan Belajar Bahasa Inggris
Hanif Amrin Rasyada, Mahasiswa UAD Bagikan Cerita Inspiratif Selama Bekerja di KAI
Tingkatkan Kesadaran Warga, KKN UAD Sosialisasi Tentang Hipertensi

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top