• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Prestasi Bukan Soal Angka, tetapi Dampak yang Diberikan

06/08/2026/in Feature /by Ard

Muqoyyimul Hisyam Ar Ridlo, mahasiswa berprestasi Prodi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ridlo)

Bagi Muqoyyimul Hisyam Ar Ridlo, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menyandang predikat mahasiswa berprestasi menjadi pencapaian yang penuh makna. Putra pasangan Jamadi dan Ayunda ini membuktikan bahwa prestasi tidak selalu ditentukan oleh indeks prestasi kumulatif (IPK), melainkan oleh semangat untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi orang lain. Dengan IPK 2,96, Hisyam berhasil menorehkan berbagai prestasi tingkat nasional hingga internasional selama menempuh pendidikan di UAD.

“Sebagai salah satu mahasiswa berprestasi, saya merasa sangat bersyukur atas dukungan dari Universitas Ahmad Dahlan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Tanpa dukungan tersebut, pencapaian yang saya raih belum tentu dapat terwujud. Status mahasiswa berprestasi ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk melanjutkan karier maupun pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Selama berkuliah, Hisyam aktif mengikuti berbagai kompetisi, penelitian, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sejumlah prestasi yang berhasil diraihnya antara lain Awardee Beasiswa KIP-Kuliah oleh Kemdiktisaintek RI (2021), Juara I Lomba Fotografi Nasional Universitas Negeri Yogyakarta (2021), Juara II Lomba Sketch Building Masjid Islamic Center UAD yang diselenggarakan IMM Psikologi UAD, Silver Medal Inventors Day oleh Indonesian Innovation and Invention Promotion Association (2022), penerima pendanaan Proposal Tim PPK Ormawa UKM Pramuka dari Kemdiktisaintek RI (2023), Awardee Bronze Medal Abdidaya PPK Ormawa Kemdiktisaintek RI (2023), Finalis National Business Plan Competition Universitas Mataram (2023), penerima pendanaan Proposal Riset PKM-KC Kemdiktisaintek RI (2024), Best International Presenter Ahmad Dahlan International Youth Camp (2024), serta menjadi inisiator dan ketua pada empat kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 2025.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, Hisyam mengaku tidak selalu melalui perjalanan yang mudah. Baginya, tantangan terbesar selama menjalani perkuliahan bukanlah akademik, melainkan menjaga kesehatan mental agar tetap stabil di tengah berbagai aktivitas yang dijalani.

“Tantangan terberat saya selama kuliah adalah mengorganisasi mental health. Ketika kondisi mental terjaga, saya bisa lebih fokus dalam belajar maupun mengembangkan potensi diri,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kritik justru menjadi sumber motivasi terbesar dalam setiap proses yang dijalaninya. Menurutnya, kritik bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan bahan evaluasi agar mampu terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam mengembangkan diri, Hisyam menerapkan strategi yang sederhana, tetapi konsisten. Ia meyakini bahwa setiap individu memiliki kelebihan yang berbeda sehingga penting untuk mengenali kemampuan diri sendiri sebelum menentukan langkah.

“Saya selalu menerapkan pola pikir bahwa menganalisis kemampuan diri itu penting. Cara meningkatkan value diri adalah dengan terus mengembangkan kemampuan yang memang kita kuasai, bukan memaksakan diri pada hal-hal yang belum menjadi keahlian kita,” jelasnya.

Keberhasilannya juga tidak lepas dari dukungan orang-orang terdekat. Hisyam menyebut kedua orang tua serta dosen pembimbing sebagai sosok yang paling berperan dalam membentuk pola pikir, karakter, dan semangatnya untuk terus bertumbuh.

Hisyam bertekad melanjutkan studi magister melalui jalur beasiswa sekaligus membangun karier profesional yang matang sesuai kompetensi yang dimilikinya. Baginya, pendidikan dan pengalaman harus berjalan beriringan agar dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Hisyam memaknai prestasi bukan sekadar deretan penghargaan atau pengakuan, melainkan sejauh mana seseorang mampu memberikan dampak positif melalui apa yang dikerjakannya. “Bagi saya, makna prestasi dan kesuksesan adalah ketika apa pun yang saya lakukan dalam suatu forum mampu memberikan manfaat dan dampak positif bagi orang-orang di sekitar,” tuturnya.

Menurutnya, capaian seseorang tidak bisa diukur hanya dari angka IPK semata.

“IPK saya tidak berada di atas 3,00, tetapi gelar mahasiswa berprestasi menjadi bukti bahwa setiap orang memiliki kemampuan yang berbeda. Kesuksesan bukan hanya soal nilai akademik, melainkan seberapa besar dampak yang bisa kita berikan bagi diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Ia juga berharap Universitas Ahmad Dahlan terus berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia serta mampu memberikan fasilitas yang semakin optimal bagi mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muqoyyimul-Hisyam-Ar-Ridlo-mahasiswa-berprestasi-Prodi-Teknik-Industri-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ridlo.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-06 10:03:262026-08-06 10:03:26Prestasi Bukan Soal Angka, tetapi Dampak yang Diberikan
You might also like
Diskusi Dinamisasi Perempuan dalam Kesehatan
UAD Raih The Best New Participant UIGM UAD Raih The Best New Participant UIGM
Mahasiswa Harus Aktif Ikut Lomba!
Royan Agil Nugroho Jadi Aktivis Terbaik UAD
Pemerintah Kelurahan Trirenggo Gandeng UAD Gelar Seleksi Kepala Dukuh Gempolan dan Kriyan
Tradisi, Budaya, dan Harmoni di Tunjungan

TERKINI

  • Koordinator Kewirausahaan UAD Ajak Mahasiswa Temukan Ide Bisnis Lewat Teknologi Digital06/11/2026
  • UAD Resmi Luncurkan Dahlan Muda Expo #6, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa06/11/2026
  • Rajut Harmoni Budaya Nusantara, Staff Muda BEM FKM UAD Gelar AMARTA06/11/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah LSF Goes to Campus, Kenalkan Budaya Sensor Mandiri 05/11/2026
  • Angkat Etnomedisin Suku Osing, Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna05/11/2026

PRESTASI

  • Tim Debat UAD Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Debat Tingkat Nasional04/11/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Debat Nasional VERDE 202604/11/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Lomba Poster Kesehatan Mental Tingkat Nasional04/11/2026
  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top