Mahasiswa PLP-KKN UAD Kenalkan AI untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

Mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan AI untuk tingkatkan kompetensi guru (Foto. PLP-KKN UAD)
Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan dan Kuliah Kerja Nyata (PLP-KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode ke-170 Unit I.C.3 sukses menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi jajaran guru SD Muhammadiyah Balerante, Yogyakarta. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik ini dilangsungkan dalam tiga pertemuan, yakni pada 18 dan 19 Agustus, serta 2 September 2026.
Pelatihan ini difokuskan pada penguasaan teknologi AI untuk menciptakan media pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan mudah diaplikasikan di ruang kelas. Pada pertemuan pertama, Selasa 18 Agustus 2026, Alif Adib Anjaya bersama Eva memandu para guru untuk memanfaatkan platform ChatGPT dan Gemini. Peserta diajarkan merumuskan prompt atau instruksi yang tepat guna menghasilkan ide, teks, dan konsep visual dalam pembuatan poster edukasi.
Sesi berlanjut pada Rabu 19 Agustus 2026, dengan fokus pembuatan buku cerita anak (story book) yang dipandu oleh Marsha Tahlita Arrohimah. Para pendidik mempraktikkan langsung langkah-langkah menyusun tokoh, alur cerita, hingga instruksi spesifik menggunakan Gemini agar dapat menghasilkan materi bacaan yang menarik dan sesuai dengan karakter siswa sekolah dasar.
Sebagai penutup rangkaian pelatihan pada Rabu, 2 September 2026, Hauzan Hibatullah dan Eva memperkenalkan pemanfaatan platform evaluasi interaktif seperti Wordwall, Quizizz, dan Educaplay. Melalui sesi ini, guru-guru didampingi untuk menyusun kuis berbasis permainan agar proses evaluasi belajar siswa tidak lagi terpaku pada soal tertulis konvensional.
Inisiatif dari mahasiswa UAD ini mendapat respons yang sangat positif dari pihak sekolah. Rosiana Sari, S.Pd., salah satu guru SD Muhammadiyah Balerante, mengungkapkan apresiasinya atas bekal ilmu baru yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih dengan adanya kegiatan pelatihan ini. Sebelumnya mungkin kami belum terlalu memahami bagaimana cara menggunakan AI secara tepat, tetapi melalui pelatihan ini kami bisa langsung mencoba membuat poster, buku cerita, hingga kuis interaktif yang dapat digunakan dalam pembelajaran,” tutur Rosiana.
Ia berharap keterampilan digital ini dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di SD Muhammadiyah Balerante. Melalui pendekatan praktik langsung yang diusung oleh mahasiswa PLP-KKN Unit I.C.3, para guru kini memiliki inovasi dan alternatif baru dalam menyiapkan ekosistem pembelajaran yang lebih efektif serta menyenangkan bagi para siswa. (Ito)
