• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Ajak Mahasiswa Olah Emosi, UAD Gelar Talkshow The Art of Forgiveness

10/05/2024/in Terkini /by Ard

Dr. Khoiruddin Bashori, M.Si., Psikolog. pemateri talkshow The Art of Forgiveness Empowering Your Emotional Wellbeing (Dok. Istimewa)

Talkshow yang diinisiasi oleh Unit Konseling Mahasiswa Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) diselenggarakan pada 26 April 2024. Acara ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BIMAWA UAD dan dimulai pada pukul 13.30 siang. Narasumber talkshow yakni Dr. Khoiruddin Bashori, M.Si., Psikolog. selaku Ketua Senat Fakultas Psikologi UAD dan dipandu oleh Zahrotun Mirna Nisa selaku Konselor Sebaya UAD.

Tema talkshow membahas tentang seni dalam memaafkan yaitu “The Art of Forgiveness: Empowering Your Emotional Wellbeing”. Tujuan dari talkshow yaitu untuk membahas lebih dalam mengenai seni memaafkan secara konsisten. Kemudian, menggunakan kekuatannya untuk memberdayakan kesejahteraan emosional di setiap momentum.

Dr. Khoiruddin mengawali pemaparannya dengan menjelaskan the power of forgiveness. “Memaafkan bukan soal melupakan (forget) tindakan menyakitkan yang dilakukan orang lain, melainkan keputusan sadar untuk melepaskan kemarahan dan kebencian yang kita simpan dalam diri. Dengan memaafkan, kita membebaskan diri dari beban emosi negatif, memungkinkan merasakan kedamaian dan melangkah maju dalam hidup,” tuturnya.

Rasulullah saw. memberikan nasihat kepada sahabat dekatnya, “Wahai ‘Aqabah bin ‘Amir! Sambung silaturahmi dengan orang yang memutuskan hubungan denganmu, berilah orang yang tidak memberimu, dan maafkanlah orang yang telah berbuat zalim kepadamu.” ‘Aqabah menjawab: “Kemudian Rasulullah saw. berkata kepadaku: “Wahai ‘Aqabah! Kuasailah lidahmu, izinkanlah rumahmu menjadi tempat berlindung, dan menangislah karena kesalahanmu.” (H.R. Ahmad).

Jika dapat memaafkan orang yang pernah menzalimi kita, maka akan tercipta hati yang lapang dan pikiran yang tenang sehingga dapat memikirkan masa depan secara lebih jernih. Sakit hati timbul dari dua hal, yaitu peristiwa negatif dan perasaan negatif. Regulasi diri (emosi) atau manajemen emosi itu tercipta dari cara kita menata perasaan negatif menjadi positif. Tidak ada musibah yang tidak dapat diubah menjadi berkah begitu pula sebaliknya.

“Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar. (Q.S. Fathir: 32).

Berdasarkan penafsiran (tafsir Al-Qurthuby) ayat tersebut, manusia dibedakan menjadi tiga level. Adz-Dzalim (orang bodoh), yaitu orang yang terlalu banyak mengeluh, banyak komentar, dan banyak marah ketika menghadapi kesulitan. Al-Muqtashid (pembelajar), yaitu orang yang sudah bisa bersabar (menahan diri) ketika menghadapi kesulitan. As-Sabiq (orang pintar), yaitu orang yang sudah bisa menikmati kesulitan.

Orang yang sudah bisa memaafkan, maka dapat merasakan bahagia dan dapat membahagiakan orang lain. Seperti ungkapan Dalai Lama (seorang kepala Tibetan Buddhism), yakni “The purpose of our lives is to be happy”. Salah satu jalan menuju kebahagiaan adalah terbebas dari dendam dan benci. Dalam konsep psikologi, ciri orang bahagia itu adalah merasa puas dengan hidupnya (life satisfaction), dan perasaan positif (positive affect) lebih banyak daripada perasaan negatif (negative affect). Nabi pernah berkata orang yang imannya kuat semua yang dirasakannya adalah kebaikan. Jika ia mendapat hal yang menyenangkan maka ia bersyukur dan jika mendapat kesusahan ia bersabar. Segitiga kebahagiaan meliputi tiga aspek, yaitu ikhlas, syukur, dan sabar. Kesimpulannya kebahagiaan akan selalu hadir jika suka dan duka dinilai sama.

Acara talkshow diakhiri dengan penyampaian kata bijak dari Dr. Khoiruddin, yaitu “Kebahagiaan akan selalu hadir jika suka dan duka dinilai sama.” Dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan materi oleh moderator. (Lus)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Khoiruddin-Bashori-M.Si_.-Psikolog.-pemateri-talkshow-The-Art-of-Forgiveness-Empowering-Your-Emotional-Wellbeing-Dok.-Istimewa.png 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-05-10 12:31:482024-05-10 12:31:48Ajak Mahasiswa Olah Emosi, UAD Gelar Talkshow The Art of Forgiveness
You might also like
Tapak Suci UAD Borong Medali Sekaligus Raih Juara Umum pada Kejurnas V UMS 2023
Ilkom UAD Gelar Seminar Edukatif Hari AIDS Sedunia 2025 Bersama Dinas Kesehatan DIY
Mahasiswa KKN UAD Dukung Promosi UMKM Blangkon pada Industrial Expo 2025
FKIP UAD Gelar Seminar Nasional Hasil PLP II
Merefleksikan Jati Diri Kader IMM melalui Penguatan Identitas dan Gerakan
Busan University for Foreign Studies Kunjungi Sastra Indonesia UAD

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026
  • Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 202629/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 202629/09/2026
  • Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia28/09/2026

FEATURE

  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top