Khataman dan Kajian Ramadan 1446 H KBM Pendidikan Bahasa Inggris UAD

Khataman dan Kajian Ramadan 1446 H KBM Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. HMPS EDSA PBI UAD)
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar kegiatan Khataman dan Kajian Ramadan 1446 H pada 15 Maret 2025. Khataman Ramadan sudah menjadi kegiatan tahunan, dan kali ini dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting, dengan pemateri kajian Ustaz Akhmad Arif Rifan, S.H.I., M.S.I.
Acara yang mengusung tema “Cahaya Al-Qur’an: Menguatkan Iman di Bulan Ramadan” itu dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan karyawan PBI. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan sambutan dari Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBI dan Ketua Program Studi PBI. Dalam sambutannya, Ketua HMPS PBI UAD menyampaikan harapannya, “Semoga dengan kegiatan ini, kita dapat semakin mencintai Al-Qur’an tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga di bulan ke depannya, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Memasuki acara utama, yaitu pemaparan materi kajian dengan pembahasan inti Kitab Ar-Rahiq Al-Makhtum karya Safi al-Rahman Mubarakfuri. Dalam kitabnya dikisahkan mengenai masa Rasulullah saw. mendapatkan wahyu di bulan Ramadan. Dijelaskan bahwa Rasulullah memiliki kepribadian yang senang menyendiri, yang mana hal ini telah ditakdirkan oleh Allah Swt. untuk mempersiapkan Rasulullah menghadapi tugas yang besar yaitu menyampaikan risalah. Dijelaskan juga bahwa kebanyakan nabi dan rasul mendapatkan wahyu di usia 40 tahun. Hal itu dikarenakan usia 40 adalah usia yang sempurna dan matang untuk menerima wahyu.
Dipaparkan pula terkait keistimewaan bulan Ramadan, di mana diturunkannya Al-Qur’an pada bulan ini. Tak ketinggalan, Ustaz Akhmad Arif Rifan mengingatkan untuk senantiasa membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an karena hal ini akan membawa syafaat di hari akhir kelak. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan khataman dan pembacaan doa khatam Al-Qur’an yang dipimpin oleh mahasiswa internasional, Maulana Hirzin Annabi. Terakhir, acara tersebut ditutup oleh pembawa acara serta dilaksanakan foto bersama. (Jun)