• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Nabi Ibrahim: Tentang Kurban dan Sosok Panutan

14/06/2023/in Feature /by Ard

Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan pemateri Ustaz Dr. Ustadzi Hamzah, M.Ag. (Foto: Catur)

Salah satu kisah dalam Al-Qur’an yang banyak memberikan keteladanan terdapat di Surah As-Saffat Ayat 101–110. Surah ini menceritakan sosok Nabi Ibrahim a.s. yang diperintahkan untuk menyembelih anak tercinta yang telah dinanti-nanti selama 86 tahun lamanya. Anak itu bernama Nabi Ismail a.s. yang sampai saat ini kisah keduanya dikenal dengan prosesi kurban. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, istilah kurban sendiri ialah persembahan kepada Allah (seperti biri-biri, sapi, unta, yang disembelih pada hari Lebaran Haji) sebagai wujud ketaatan muslim kepada-Nya.

Pembahasan tersebut, disampaikan pada Kajian Rutin Ahad Pagi Masjid Islamic Center (IC) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tanggal 4-6-2023 lalu bersama pemateri Ustaz Dr. Ustadzi Hamzah, M.Ag. Kajian yang berlangsung kurang lebih selama 1 jam ini membahas “Istikamah Meneladani Nabi Ibrahim Alaihi Salam.”

“Kisah dalam Al-Qur’an Surah As-Saffat Ayat 101–110 sudah sangat sering kita semua dengar, tetapi tetap penting dikaji dan dibahas kembali agar sama-sama mendapatkan ilmu dan wawasan baru,” tuturnya.

Kisah masyhur yang datang dari Nabi Ibrahim itu sangat menyentuh hati. Bagaimana tidak? Seorang Nabi diuji keimanannya oleh Allah Swt. harus patuh untuk menyembelih anaknya yaitu Nabi Ismail. Penantian panjang mengharapkan kehadiran seorang anak, ternyata setelah remaja Allah perintahkan untuk menyembelihnya.

Bukan Nabi Ibrahim namanya, jika tidak patuh dengan perintah Allah. Dengan hati yang penuh akan keikhlasan, rida, dan keyakinan bahwa perintah ini merupakan ujian keimanan yang diberikan Allah Swt. kepadanya, hal itu pun tetap dilakukannya. Ia patuh dan yakin bahwa Allah Swt. tidak akan menguji di luar batas kemampuan hambanya. Setelah dikuatkan hatinya, seorang bapak dan anak ini melakukan apa yang diperintahkan Allah Swt. Tanpa ada pikiran buruk sedikit pun. Hal yang luar biasa terjadi. Allah Swt. ganti sesembelihan itu dengan sebuah domba.

“Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail memberikan pelajaran berharga kepada kita. Bahwa apa pun yang Allah Swt. perintahkan tidak mungkin mencelakakan manusia. Perlu diketahui, arti istikamah bukan hanya sekadar memiliki sikap ajeg atau melakukan sesuatu hal secara berkelanjutan. Namun, lebih dari itu. Hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Ahqaf ayat 13, yang berbunyi, ‘Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah Swt., kemudian mereka tetap istikamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita’. Artinya, bahwa seseorang yang memiliki istikamah dalam hatinya akan selalu memiliki sikap berkelanjutan untuk mengabdi hanya kepada Allah,” ucap Ustaz Ustadzi.

Jadi, apa pun yang kita lakukan hendaknya harus dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Swt. Praktiknya dalam kehidupan sehari-hari, dapat dimulai dari diri sendiri bahwa apa yang kita miliki sekarang yang berupa materi maupun kenikmatan lainnya, seperti kesehatan, harus selalu digunakan hanya untuk Allah Swt. yang sebaik-baik pemberi nikmat.

Terakhir, ia mengatakan, “Ujian kita belum ada apa-apanya dibandingkan dengan ujian Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Mereka berdua tetap melaksanakan perintah Allah dengan istikamah tanpa mengeluh sedikit pun. Maka dari itu, mari pergunakan segala nikmat dari Allah Swt. dengan baik sesuai porsinya. Ingat hanya untuk Allah Swt. kita hidup dan mengabdi. Jangan sampai nikmat yang telah diperoleh dengan susah payah hanya membuat Allah murka dan tidak rida dengan kita. Semoga kita semua diberikan keistikamahan oleh Allah Swt. dan menjadi hamba yang taat, sabar, dan pandai bersyukur.” (ctr)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kajian-Rutin-Ahad-Pagi-Masjid-Islamic-Center-IC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-pemateri-Ustaz-Dr.-Ustadzi-Hamzah-M.Ag_.-Foto-Catur.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-14 10:57:092023-06-14 10:57:09Nabi Ibrahim: Tentang Kurban dan Sosok Panutan
You might also like
Berdayakan Greenhouse di Pencitrejo, KKN UAD Olah Sampah Organik Jadi Pupuk
Program Rumah Sampah Digital HMPS Matematika UAD Raih Pendanaan PPK Ormawa
Pelantikan Wakil Dekan di Lingkungan UAD Masa Jabatan 2022–2026
Sinergi KKN UAD Ajak Warga Ngasinan Kelola Sampah dengan Cerdas
UAD Kembali Kukuhkan Tiga Guru Besar, Kini Miliki 41 Profesor
Tim PKM FK UAD Dorong Kesehatan Lansia Banguntapan Sehat dan Mandiri

TERKINI

  • KBM FAI UAD Gelar Kongres untuk Memperkuat Sinergi29/07/2026
  • Mahasiswa UAD Olah Limbah Ampas Tahu Menjadi Suvenir Khas Yogyakarta29/07/2026
  • Tim Dosen UAD Latih Siswa SMA Berdakwah Melalui Film Pendek29/07/2026
  • PPK Ormawa IMM FKM UAD Latih Kader Gunakan Aplikasi Digital SI-WARAS28/07/2026
  • Tim PkM Farmasi UAD Beri Penyuluhan Kesehatan Terpadu Lansia di Mergangsan27/07/2026

PRESTASI

  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster dan Juara II Video Kreatif pada UAD Fair 202625/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan II Poster Digital melalui Produk Keripik Pisang Noma24/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top