KKN UAD Berdayakan Masyarakat Dukuh Jangkaran melalui Pertanian dan Lingkungan

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berdayakan masyarakat Dukuh Jangkaran melalui pertanian dan lingkungan (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 159 Unit VI.B.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di Dukuh Jangkaran, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Potensi, Kebersamaan, dan Kepedulian Lingkungan”, kegiatan tersebut mencakup bidang pertanian, lingkungan, serta sosial kemasyarakatan.
Salah satu program yang dilaksanakan ialah pelatihan pembuatan alat penyebar pupuk sederhana bagi petani. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan komponen alat, fungsi setiap bagian, proses perakitan, hingga cara penggunaannya. Pelatihan tidak hanya memberikan alternatif alat bantu pertanian, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara mahasiswa dan masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkenalkan alat sederhana yang dapat menjadi alternatif bagi petani dalam kegiatan pemupukan. Selain mengenalkan cara penggunaannya, kami juga memberikan pemahaman mengenai proses perakitan agar masyarakat dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan di lapangan,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Selain bidang pertanian, mahasiswa KKN turut menginisiasi pembuatan dan pemasangan plang edukasi mengenai waktu penguraian sampah. Media tersebut memuat informasi mengenai berbagai jenis sampah yang umum ditemukan dalam kehidupan sehari-hari beserta perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk terurai. Informasi disajikan secara sederhana dan visual agar mudah dipahami oleh masyarakat, termasuk anak-anak.
“Plang edukasi ini kami buat sebagai media informasi yang dapat terus dimanfaatkan masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat mengingatkan warga mengenai jenis sampah dan lamanya proses penguraian sehingga kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ketua Unit KKN Reguler 159 Unit VI.B.1 menyampaikan bahwa berbagai program tersebut dirancang dengan menyesuaikan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat. “Kami berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga melibatkan masyarakat secara langsung. Melalui pertanian, kepedulian lingkungan, dan kegiatan sosial, kami berharap program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan program KKN tersebut tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat Dukuh Jangkaran. Bagi mahasiswa, keterlibatan secara langsung dalam berbagai kegiatan menjadi pengalaman untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa KKN Reguler 159 Unit VI.B.1 yang terlibat dalam kegiatan tersebut ialah Cattlya Zahwa Aulia Salsabila, Eka Daya Chakti, Annisa Nur Taqiyah, Riska Dwi Ferlina, Fidya Raihana Salsabila, Dina Afriyanti, Ariva Agta Sadibra, dan Firmana Yusuf Wijaya. (Mawar)
