KKN Internasional UAD Dorong Pendidikan dan Pertukaran Budaya di Thailand

KKN Internasional Universitas Ahmad Dahlan di Thailand (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand pada 13 Agustus–3 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lima sekolah mitra dengan melibatkan mahasiswa, dosen, mitra kampus, guru, siswa, serta masyarakat sekitar.
Lima sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN yaitu Rak Islam School, Santiwit School, Santiwit Technological College, Miftahuddeen School, dan Anuban Thapraya School. Para mahasiswa dibagi ke dalam lima subunit untuk menjalankan berbagai program sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing sekolah.
KKN Internasional UAD di Thailand menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam konteks internasional. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai kehidupan dan kebudayaan masyarakat Thailand, membangun kerja sama serta pertukaran budaya, sekaligus memperkenalkan nilai pendidikan dan semangat pengabdian UAD kepada masyarakat setempat.
Fokus kegiatan mencakup pendidikan, pengabdian, dan pertukaran budaya. Mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan edukatif, seperti pengenalan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, literasi digital, pengembangan karakter, seni dan budaya Indonesia, kegiatan keagamaan, serta permainan edukatif. Program tersebut dikemas melalui pendekatan pertukaran budaya sehingga mahasiswa dan siswa dapat saling mengenal dan memahami budaya Indonesia serta Thailand.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan perkenalan mahasiswa kepada pihak sekolah, guru, dan siswa. Pada minggu pertama, mahasiswa berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, pendampingan pembelajaran, serta pertukaran budaya. Mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan Project Based Learning (PBL), seperti bercocok tanam dan budidaya ikan lele. Pada minggu kedua, mahasiswa mulai mendampingi berbagai perlombaan dan kegiatan kreatif, seperti puisi, storytelling, melukis, dan olahraga, serta kegiatan keagamaan berupa membaca Al-Qur’an dan Iqra, hafalan doa sehari-hari, surat pendek, dan sedekah.
Memasuki minggu ketiga, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kreativitas, kemampuan bekerja sama, komunikasi, dan pemecahan masalah siswa melalui permainan edukatif, seni, pengenalan budaya Indonesia, pembelajaran bahasa, serta kegiatan keagamaan. Setelah kegiatan, mahasiswa juga mengajak siswa melakukan refleksi sederhana mengenai pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh.
Menurut Raja Rasih Harianty, salah satu mahasiswa KKN, penerimaan pihak sekolah terhadap mahasiswa UAD berlangsung dengan baik dan terbuka. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sekolah, mulai dari pembelajaran, olahraga, perlombaan, kegiatan keagamaan, seni dan budaya, hingga kegiatan besar seperti Sports Day, karnaval, dan upacara.
“Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga belajar dari budaya dan kebiasaan masyarakat Thailand,” ujar Raja.
Ia menilai antusiasme siswa menjadi salah satu pengalaman yang berkesan, khususnya ketika mahasiswa memperkenalkan makanan tradisional, batik, permainan, seni, dan Bahasa Indonesia. Interaksi tersebut juga membuat hubungan antara mahasiswa dan siswa menjadi lebih dekat.
Meski demikian, pelaksanaan KKN menghadapi sejumlah tantangan, terutama perbedaan bahasa, budaya, kebiasaan, dan metode pembelajaran. Mahasiswa mengatasinya melalui koordinasi dengan guru dan pihak sekolah, penggunaan metode pembelajaran yang sederhana dan interaktif, serta pemanfaatan Bahasa Inggris, Bahasa Thailand, dan media visual.
Raja berharap hubungan baik antara UAD, mahasiswa, pihak sekolah, dan masyarakat Thailand dapat terus terjaga setelah program berakhir. Ia juga berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat berkelanjutan bagi siswa sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa untuk lebih adaptif, percaya diri, mampu berkomunikasi lintas budaya, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat. (Dnd)
