• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Cerita Annisa, Mahasiswa Tuli dari Wonosobo yang Diterima Kuliah di UAD

19/09/2026/in Terkini /by Ard

Foto ilustrasi Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2026 (Foto. Humas UAD)

Diterima di perguruan tinggi favorit adalah impian setiap lulusan sekolah menengah. Bagi Annisa, mahasiswi baru Program Studi Informatika, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), momen ini terasa makin istimewa. Diterimanya mahasiswi asal Wonosobo yang akrab dipanggil Annisa ini menjadi bukti nyata hadirnya ruang pendidikan tinggi yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja.

Sebagai seorang mahasiswi Tuli, Annisa memandang kesempatannya berkuliah di UAD bukan sekadar pencapaian akademis biasa, melainkan panggung untuk membuktikan bahwa keterbatasan akses komunikasi tak akan menyurutkan langkahnya menaklukkan dunia teknologi.

“Saya merasa sangat senang, bersyukur, dan bangga ketika mengetahui saya resmi diterima di jurusan Informatika UAD. Sebagai mahasiswa Tuli, saya juga merasa ini menjadi kesempatan bagi saya untuk membuktikan bahwa keterbatasan pendengaran bukan menjadi penghalang untuk melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita. Saya ingin belajar dengan sungguh-sungguh, mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, dan mendapatkan pengalaman baru selama kuliah.” ungkap Annisa penuh optimisme.

Kehangatan ekosistem kampus yang inklusif mulai dirasakan Annisa sejak mengikuti rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K). Panitia pendamping hingga rekan sesama mahasiswa baru menyambut kehadirannya dengan penuh kesiapan dan rasa saling menghargai. Meski begitu, dinamika acara yang padat menjadi ruang adaptasi tersendiri. Ketika pembicara menyampaikan materi dengan tempo cepat atau dari jarak jauh, Annisa membutuhkan strategi ekstra untuk menyerap informasi. Tanpa canggung, ia memanfaatkan berbagai media visual, seperti membaca gerak bibir hingga memanfaatkan aplikasi catatan pada ponselnya.

“Selama mengikuti P2K, saya merasa cukup diterima dan disambut dengan baik oleh teman-teman maupun panitia. Teman-teman dan pendamping juga mau membantu ketika ada informasi atau komunikasi yang kurang saya pahami. Saya memang terkadang mengalami kesulitan mengikuti komunikasi secara langsung karena saya Tuli, terutama jika pembicara berbicara terlalu cepat atau dari jarak jauh,” jelasnya. “Namun, saya berusaha beradaptasi dengan lingkungan baru dan berkomunikasi dengan cara yang paling nyaman, seperti membaca gerak bibir atau menggunakan gawai untuk mengetik dan menulis di buku jika gawai dikumpulkan,” lanjut mahasiswi prodi Informatika tersebut.

Mendorong Kampus Ramah Disabilitas yang Berkelanjutan

Melihat semangat kesetaraan yang sudah berjalan di UAD, Annisa mengapresiasi tinggi budaya saling menghargai yang ditunjukkan sivitas akademika. Namun, ia juga memberikan pandangan konstruktif agar aksesibilitas pembelajaran bagi penyandang disabilitas dapat terus diperkuat. Menurutnya, penyampaian instruksi akademik secara tertulis atau visual akan sangat memudahkan mahasiswa dengan hambatan pendengaran. Selain itu, gestur pembicara yang menghadap langsung ke arah audiens saat menyampaikan materi lisan akan sangat membantu proses membaca gerak bibir.

“Sejauh ini, saya merasa lingkungan kampus cukup ramah dan mendukung. Namun, masih ada beberapa hal yang menurut saya dapat terus ditingkatkan agar mahasiswa Tuli lebih mudah mengikuti kegiatan akademik. Misalnya, informasi penting sebaiknya disampaikan juga dalam bentuk tulisan, materi atau instruksi diberikan secara jelas, dan ketika ada penyampaian secara lisan sebaiknya pembicara menghadap mahasiswa agar saya lebih mudah membaca gerak bibir atau mengetik di gawai atau media visual,” ungkap Annisa.

Harapan Annisa sederhana, ia ingin UAD terus memperkokoh komitmennya sebagai kampus yang inklusif, ramah, dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh mahasiswa tanpa terkecuali.

“Harapan saya, semoga UAD terus menjadi lingkungan pendidikan yang terbuka, ramah, dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua mahasiswa, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas. Saya berharap akses informasi dan komunikasi dapat semakin mudah, misalnya dengan menyediakan informasi dalam bentuk tulisan atau media visual yang jelas,” tutur mahasiswi asal Wonosobo tersebut. “Untuk teman-teman seangkatan, saya berharap kita bisa saling memahami, menghargai perbedaan, dan saling membantu dalam proses perkuliahan. Saya juga ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Tuli tetap bisa belajar, berkembang, berprestasi, dan berkontribusi bersama mahasiswa lainnya.” pungkasnya. (Anove)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-ilustrasi-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2026-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-19 09:55:532026-09-19 09:55:53Cerita Annisa, Mahasiswa Tuli dari Wonosobo yang Diterima Kuliah di UAD
You might also like
Menulis dengan Hati, Menyunting dengan Nurani
Azra Latifah: Tips Ampuh Lolos Wawancara IISMA
Membangun Literasi Kritis Melalui Jurnalistik dan Penulisan Karya Sastra
Menerapkan Flipped Classroom untuk Menjadi Guru Profesional
P2K UAD Usai, Tanamkan Spirit Harmoni dan Kebangsaan
Bertanding di Ajang NWC 2025, Tim UAD Bawa Pulang Dua Penghargaan Bergengsi

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top