• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Menulis dengan Hati, Menyunting dengan Nurani

15/05/2025/in Terkini /by Ard

Pelatihan Jurnalistik dan Penulisan Karya Sastra IMM PBII Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto IMM PBII UAD)

Di balik setiap tulisan yang menggugah, terdapat proses yang tidak sederhana. Ada perpaduan antara observasi yang jeli, olah rasa yang dalam, serta ketekunan dalam merawat kata. Inilah semangat yang diusung oleh IMM PBII FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Pelatihan Jurnalistik dan Penulisan Karya Sastra, yang digelar pada Rabu, 7 Mei 2025.

Pelatihan ini mengangkat tema “Tulis dengan Hati, Sunting dengan Teliti: Kader IMM sebagai Penulis yang Beretika dan Kreatif.” Kegiatan ini menjadi wahana penguatan literasi kader melalui praktik menulis yang reflektif dan bertanggung jawab.

Menulis, Membaca, dan Etika Literasi

Sudaryanto, M.Pd., salah satu pemateri, membuka pelatihan dengan menekankan keterkaitan erat antara membaca dan menulis. Mengutip Taufiq Ismail, ia menyampaikan bahwa membaca dan menulis adalah seperti kakak-adik —tak terpisahkan. Membaca memperkaya pikiran, sedangkan menulis adalah ekspresi dari hasil pengolahan pikiran dan rasa. Namun lebih dari itu, menulis juga memanggil tanggung jawab bagaimana penulis menjaga akurasi, etika, dan integritas dalam menyampaikan informasi.

Jurnalisme sebagai Latihan Integritas

Dalam sesi Praktik Menulis dalam Jurnalistik, peserta diajak memahami bahwa menulis berita bukan sekadar menyusun kata. Prosesnya dimulai dari peliputan lapangan, dilanjutkan dengan verifikasi informasi, dan kroscek terhadap narasumber. Seorang jurnalis harus mengutamakan fakta. Jika setelah berita diterbitkan ternyata ditemukan kesalahan, maka tanggung jawab moral jurnalis adalah menyampaikan ralat atau erata. Inilah bukti bahwa dalam dunia jurnalistik, kebenaran tidak bisa dikompromikan.

Ilmiah-Populer: Mengolah Fakta jadi Gagasan Cerna

Materi berikutnya membawa peserta pada praktik menulis ilmiah-populer. Tulisan jenis ini menjadi jembatan antara data dan narasi, antara sains dan publik. Penulis diperbolehkan menyampaikan opini, asalkan berbasis pada hasil observasi, diskusi, membaca, dan pengalaman. Tulisan juga harus mengikuti ketentuan teknis redaksi (jumlah kata, spasi, huruf, dll.) serta peka terhadap isu-isu aktual, baik di ranah nasional maupun internasional. Tulisan ilmiah-populer yang baik bukan hanya mencerahkan, tapi juga membangun kesadaran kritis.

Menyunting: Proses Kedua yang Tak Kalah Penting

Tak kalah penting dari menulis adalah menyunting. Dalam sesi Praktik Menyunting Naskah, peserta diajak membedakan dengan jelas antara menulis dan menyunting. Menyunting dilakukan setelah tulisan selesai, bertujuan untuk memeriksa ulang ejaan, struktur kalimat, makna, hingga kesesuaian dengan pedoman kebahasaan. Untuk itu, alat bantu seperti KBBI Edisi VI, EYD Edisi IV, Kamus Oxford, atau aplikasi penerjemahan sangat penting disiapkan. Profesi ini disebut penyunting atau editor, dan untuk menjadi penyunting yang piawai, diperlukan jam terbang serta kepekaan rasa bahasa.

Dari Pena ke Perubahan

Pelatihan ini bukan hanya soal teknis, melainkan tentang membentuk cara berpikir dan bertindak. Peserta tidak hanya diajak menulis, tetapi juga menyelami tanggung jawab di balik kata. Salah satu inisiatif nyata yang lahir dari kegiatan ini adalah rencana penerbitan antologi puisi karya peserta, sebagai bentuk ekspresi dan refleksi. Diharapkan, dari pelatihan ini akan tumbuh penulis-penulis muda IMM yang tidak hanya cerdas berbahasa, tetapi juga berani bersuara untuk perubahan. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, IMM, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-Jurnalistik-dan-Penulisan-Karya-Sastra-IMM-PBII-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-IMM-PBII-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-15 13:02:252025-05-15 13:02:25Menulis dengan Hati, Menyunting dengan Nurani
You might also like
Dara Safina Darmayana pada Perlombaan Arabic Fair Nasional 2024 mewakili Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Dara Safina) Mahasiswa BSA UAD Raih Juara II Lomba Qiraatus Syiir
TVRI Goes to Campus: Bincang Bisnis Bangkitkan Jiwa Wirausaha Mahasiswa UAD
Saling Sinergi, Persada UAD Terima Studi Banding dari Asrama KH. Abu Dardiri UMP
KKN UAD Adakan Bazar Murah, Hasilnya Ditasarufkan ke Panti Asuhan
Hukum Humaniter Internasional dan Isu Kontemporer
UAD Meriahkan MJE #4 Lewat Inovasi dan Riset Unggulan

PRESTASI

  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Juara I Seni Beregu Putri di POMDA DIY 202629/10/2026
  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026

FEATURE

  • Kesehatan Jiwa untuk Masa Depan yang Indah03/11/2026
  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top