Mahasiswa KKN UAD Olah Limbah Plastik Menjadi Produk Bernilai Jual

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) olah limbah plastik menjadi produk bernilai jual (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Meramu 171 Unit III.B.1 dan III.B.2 Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan pengolahan limbah anorganik berupa plastik menjadi produk kerajinan bernilai jual. Kegiatan tersebut menyasar ibu-ibu PKK RW 07, Kelurahan Brontokusuman, Prawirotaman, pada Sabtu, 19 September 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mengurangi limbah plastik di lingkungan. Plastik yang sebelumnya hanya dibuang dan belum dimanfaatkan secara optimal diolah menjadi pouch yang memiliki nilai guna dan berpotensi dikembangkan sebagai produk UMKM lokal.
Program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pilar ke-12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (Responsible Consumption and Production). Dalam pelaksanaannya, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pemanfaatan limbah plastik sekaligus mendampingi peserta dalam setiap tahapan pembuatan pouch.
Andika, perwakilan mahasiswa KKN Meramu 171, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada ibu-ibu PKK agar dapat memanfaatkan limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.
“Kami berharap keterampilan ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi dapat dikembangkan kembali oleh ibu-ibu PKK menjadi produk UMKM yang bernilai ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Purwanti selaku perwakilan RW 07 Kelurahan Brontokusuman mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UAD. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan keterampilan baru kepada masyarakat sekaligus menjadi salah satu upaya mengurangi limbah plastik di lingkungan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena ibu-ibu mendapatkan keterampilan baru dan bisa memanfaatkan sampah plastik menjadi produk yang berguna. Harapannya bisa dipraktikkan kembali di rumah,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Meramu 171 berharap keterampilan pengolahan limbah plastik dapat terus diterapkan oleh masyarakat. Selain membantu mengurangi limbah, pemanfaatan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi dan mendukung penguatan UMKM lokal. (Mawar)
