• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Dosen UAD Raih Pencatatan Hak Cipta melalui Model Pembelajaran ExO-RICH

01/09/2026/in Terkini /by Ard

Dra. Zuchrotus Salamah, M.Si., dosen Prodi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Zuchrotus S.)

Dra. Zuchrotus Salamah, M.Si., dosen tetap Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil meraih pencatatan Hak Cipta atas karya inovasi pembelajaran yang dikembangkannya. Karya tersebut berupa buku model pembelajaran berjudul Model Pembelajaran ExO-RICH (Experiential Outdoor Learning Berbasis Reflection, Innovation, Collaboration, Holistic).

Surat Pencatatan Ciptaan tersebut diterima Salamah pada puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta. Pencatatan ini menjadi bentuk perlindungan hukum sekaligus pengakuan terhadap inovasi pembelajaran yang dikembangkan untuk mendukung proses belajar mahasiswa.

Gagasan pengembangan ExO-RICH berawal dari keprihatinan Salamah terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang dinilai masih belum berkembang secara optimal. “Karya ini berawal dari keprihatinan saya terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang masih belum berkembang secara optimal. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa masih cenderung pasif, kurang terbiasa menyusun argumen secara logis, dan belum banyak melakukan refleksi secara mendalam terhadap proses maupun hasil belajarnya,” jelas Salamah.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri mahasiswa maupun lingkungan pembelajaran. Faktor internal meliputi motivasi, sikap belajar, dan kemandirian, sedangkan faktor eksternal mencakup strategi pembelajaran, lingkungan belajar, serta peran dosen dalam memfasilitasi proses belajar.

Selain itu, materi Morfologi Tumbuhan memiliki karakteristik yang akan lebih mudah dipahami apabila mahasiswa dapat mengamati objek secara langsung dan visual. Kondisi tersebut mendorong Salamah mengembangkan model pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan luar kelas.

“ExO-RICH kemudian saya kembangkan sebagai upaya untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif bagi mahasiswa,” tuturnya.

ExO-RICH memiliki keunggulan pada kebaruan konsep, tahapan pembelajaran, serta penerapannya. Model tersebut mengintegrasikan experiential learning dan outdoor learning dalam satu kerangka pembelajaran. Selain itu, sintaks atau tahapan pembelajarannya dirancang untuk mendukung pengalaman belajar, refleksi, kolaborasi, dan pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.

Model pembelajaran tersebut telah diterapkan dalam pembelajaran Morfologi Tumbuhan. Melalui ExO-RICH, mahasiswa tidak hanya mempelajari materi secara teoritis, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan objek yang dipelajari.

Salamah berharap model pembelajaran tersebut dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif. Dengan demikian, ExO-RICH dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar mahasiswa yang dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia nyata.

Ke depan, ExO-RICH juga dapat dikembangkan dan diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan maupun mata kuliah lainnya. Bagi perguruan tinggi, model tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap inovasi pembelajaran sekaligus mendukung pengembangan calon guru dan calon peneliti yang adaptif serta mampu berpikir kritis dalam menghadapi persoalan.

Dalam proses memperoleh perlindungan Hak Cipta, Salamah mendaftarkan karyanya melalui Sentra Hak Kekayaan Intelektual (HKI) UAD dengan melengkapi sejumlah dokumen yang dipersyaratkan. Bagi dosen UAD, proses pengurusan HKI dapat dilakukan secara terpadu melalui Sentra HKI sehingga tidak perlu melakukan pendaftaran secara langsung ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Salamah menyampaikan bahwa Sentra HKI UAD memiliki peran besar dalam membantu proses pengajuan Hak Cipta. Pendampingan tersebut membuat proses administrasi menjadi lebih mudah dan terarah. “Peran Sentra HKI UAD sangat besar. Saya tidak perlu mengurus proses pendaftaran secara langsung karena Sentra HKI telah membantu menyiapkan berbagai perangkat administrasi yang diperlukan. Saya cukup melengkapi data dan dokumen yang diminta,” ungkapnya.

Apabila terdapat kekurangan atau kesalahan dalam dokumen, pihak Sentra HKI turut memberikan informasi dan mendampingi proses perbaikannya. Hal tersebut dinilai sangat membantu Salamah hingga proses pengajuan HKI dapat diselesaikan dengan baik.

Menerima sertifikat pencatatan ciptaan secara langsung pada puncak peringatan Hari Pengayoman ke-81 menjadi pengalaman yang membahagiakan bagi Salamah. Ia mengaku senang sekaligus bersyukur karena karya yang dikembangkan memperoleh perlindungan hukum.

“Saya merasa sangat senang dan bersyukur mendapatkan kesempatan untuk hadir di Kementerian Hukum dan menerima secara langsung sertifikat pencatatan HKI. Bagi saya, penerimaan sertifikat tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghargaan terhadap karya yang telah dihasilkan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengembangkan inovasi pembelajaran yang bermanfaat bagi mahasiswa dan pendidikan,” ujarnya.

Atas capaian tersebut, Salamah mengajak dosen dan mahasiswa UAD untuk terus menghasilkan karya dan tidak ragu menuangkan ide kreatif dalam berbagai bentuk. Menurutnya, setiap gagasan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi karya yang bermanfaat sekaligus memperoleh perlindungan hukum. “Jangan ragu untuk menuangkan ide dan kreativitas dalam bentuk karya, kemudian memberikan perlindungan hukum terhadap karya tersebut melalui pendaftaran Hak Cipta,” pesannya.

Menurut Salamah, perlindungan Hak Cipta penting agar karya yang telah dihasilkan memiliki kepastian hukum dan dapat terus dikembangkan. Ia menilai, menghasilkan karya tidak semata-mata untuk memperoleh pengakuan, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi bagi pendidikan dan masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, FKIP, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dra.-Zuchrotus-Salamah-M.Si_.-dosen-Prodi-Pendidikan-Biologi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Zuchrotus-S.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-01 09:34:112026-09-01 09:34:11Dosen UAD Raih Pencatatan Hak Cipta melalui Model Pembelajaran ExO-RICH
You might also like
BEM FH UAD Gelar Simposium Nasional PTM Fakultas Hukum se-Indonesia
Inovasi Riset Dosen UAD Tampilkan Deterjen Ramah Lingkungan di Ajang Ecothon ASEAN
Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Usung Program Desa Sehat di Caturharjo
Kembangkan Robot Edukatif Berbasis Aljabar Lie, Tim Matematika UAD Raih Juara Nasional
Dukung Kesehatan Warga Karanglo, KKN UAD Adakan Kotak Kesehatan dan Pendampingan Posyandu
Gelar Lomba Cerita, Mahasiswa KKN Tingkatkan Semangat Anak-anak TPA Waqaf Belajar Agama

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top