Eco Enzyme dan Spray Serai: Inovasi Rumah Tangga Ramah Lingkungan

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan program sosialisasi pembuatan ecoenzyme dan spray antinyamuk berbahan dasar serai (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit IV.A.2 menggelar program sosialisasi pembuatan eco enzyme dan spray antinyamuk berbahan dasar serai di Dusun Krinjing Lor, Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, pada 14 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK setempat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik dan bahan alami di lingkungan rumah tangga.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian dan manfaat eco enzyme. Salah satu mahasiswa KKN menjelaskan, “Eco enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah kulit buah dan sayuran yang dicampur dengan gula dan air dalam perbandingan tertentu. Cairan ini dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, serta pengurang bau tidak sedap. Selain itu, eco enzyme juga membantu mengurangi volume sampah organik.”
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan eco enzyme serta demonstrasi pembuatan spray antinyamuk dari serai. Mahasiswa memandu peserta menyiapkan bahan berupa kulit buah atau sayuran, gula merah atau molase, serta air bersih dengan perbandingan satu bagian gula, tiga bagian limbah organik, dan sepuluh bagian air. Campuran tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah tertutup dan difermentasi di tempat teduh selama kurang lebih tiga bulan. Pada pembuatan spray antinyamuk, serai digunakan karena aromanya tidak disukai nyamuk dan aman digunakan di dalam rumah.
Peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik dan diskusi. Melalui kegiatan ini, warga memahami bahwa limbah dapur dan tanaman di sekitar rumah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD Unit IV.A.2 berharap ibu-ibu PKK di Dusun Krinjing Lor dapat menerapkan pembuatan eco enzyme dan spray antinyamuk alami secara mandiri. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik serta memanfaatkan bahan alami yang lebih sehat dan ramah lingkungan. (doc/Juni)
