FKIP UAD Gelar Pelepasan Calon Wisudawan Periode I 2026/2027

Pelepasan calon wisudawan FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026-2027 (Foto. FKIP UAD)
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati Periode I Tahun Akademik 2026/2027 pada Selasa 27 Oktober 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Amphitarium, Kampus IV UAD.
Dalam sambutannya, Muh. Saeful Effendi, M.Pd.BI. menyampaikan bahwa perjalanan mahasiswa selama menempuh pendidikan memiliki dinamika dan tantangan masing-masing. Ia mengajak para calon wisudawan untuk mengambil hikmah dari setiap pengalaman yang telah dilalui. Mengutip lirik lagu Dewa 19, ia menyampaikan, “Manusia bisa terluka, manusia pasti menangis, dan manusia bisa mengambil hikmah.” Ia berharap para lulusan dapat menjalani tahap kehidupan selanjutnya dengan lancar.
Perwakilan calon wisudawati, Jenny Steven, turut merefleksikan perjuangan mahasiswa selama menjalani perkuliahan. Ia mengungkapkan bahwa proses menyelesaikan tugas, menghadapi presentasi, dan menjalani revisi menjadi bagian dari perjalanan yang tidak selalu mudah. “Meski sempat merasa lelah, kehilangan arah, atau bahkan ingin menyerah, tapi kita tetap memilih untuk terus melangkah,” katanya.
Jenny juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga atas doa, kasih sayang, pengorbanan, serta dukungan yang diberikan selama masa studi. “Terima kasih atas doa, kasih sayang, pengorbanan, dan kepercayaan yang tidak pernah putus. Terima kasih telah menjadi tempat kami untuk berteduh”.
Ia turut mengapresiasi para dosen dan tenaga kependidikan UAD serta berharap persahabatan antarmahasiswa tetap terjaga meskipun kelak menempuh jalan yang berbeda.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan, Dr. Suyatno, M.Pd.I., menyampaikan tiga pesan kepada para calon wisudawan, yaitu menjadi pembelajar sepanjang hayat, bersungguh-sungguh dalam meraih kesuksesan, dan menciptakan keberuntungan melalui usaha. Ia menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, terutama bagi lulusan FKIP yang akan berkiprah sebagai pendidik.
“Jadilah pembelajar sejati, jadilah pembelajar sepanjang hayat. Meskipun kuliah sudah lulus, semangat untuk terus belajar dan mengembangkan diri jangan pernah berhenti,” katanya. Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi dan melimpahnya informasi menuntut calon pendidik untuk terus memperbarui pengetahuan serta meningkatkan kapasitas diri agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman.
Selain terus belajar, Suyatno mengingatkan para lulusan agar bersungguh-sungguh dan bekerja keras dalam menghadapi persaingan serta memanfaatkan peluang yang tersedia. Ia juga menekankan bahwa keberuntungan perlu diupayakan melalui persiapan dan tindakan nyata, bukan sekadar menunggu kesempatan datang dengan sendirinya.
Melalui kegiatan pelepasan ini, para calon wisudawan FKIP UAD diharapkan mampu menjadikan pengalaman selama perkuliahan sebagai bekal untuk menghadapi tahap kehidupan berikutnya. (Dnd)
