KKN UAD Gelar Pelatihan Ecoprint untuk Anak-Anak di Padukuhan Gedangan

Mahasiswa KKN UAD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan pelatihan ecoprint untuk anak-anak di Padukuhan Gedangan (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit II.C.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan sosialisasi sekaligus pelatihan pembuatan ecoprint bagi anak-anak pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di PAUD Ongko Wijoyo, Padukuhan Gedangan, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.
Program kerja tematik KKN ini berfokus pada pemanfaatan sumber daya alam yang terdapat di Padukuhan Gedangan. Selain untuk mengurangi limbah tekstil, program ini juga dirancang untuk meningkatkan kreativitas anak-anak melalui pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitar mereka.
Padukuhan Gedangan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki sumber daya alam yang melimpah, khususnya pepohonan dan dedaunan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan ecoprint. Anak-anak dipilih sebagai partisipan karena usia mereka dinilai tepat untuk belajar mengenal dan memanfaatkan alam, sekaligus mengasah kemampuan motorik dan kreativitas.
Salah satu mahasiswa KKN, Muhammad Hidayatullah Fiddien sebagai narasumber kegiatan tersebut, memperkenalkan konsep dasar lingkungan, pentingnya menjaga kelestarian alam, serta dampak yang terjadi akibat kerusakan alam. Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan langsung mengenai proses pembuatan ecoprint serta menjelaskan manfaat dan kegunaannya.
Hidayatullah menegaskan bahwa selain melatih kreativitas anak, ecoprint juga dapat menambah keuntungan dari sisi ekonomis.
“Ecoprint ini bukan hanya untuk seni mencetak dalam karya, akan tetapi sebagai tanda kepedulian pada lingkungan, serta menanamkan rasa hormat, dan tanggung jawab sebagai manusia terhadap alam,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih peduli pada lingkungan sekitar dan semakin kreatif di tengah perkembangan era industri. Sebagai hasil dari praktik tersebut, totebag ecoprint yang telah dibuat kemudian dibagikan kepada anak-anak sebagai upaya mengurangi penggunaan sampah plastik. (Mei)
