• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa UAD Olah Limbah Ampas Tahu Menjadi Suvenir Khas Yogyakarta

29/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) olah limbah ampas tahu menjadi suvenir khas Yogyakarta (Foto. Tim TOFILOKA)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Tim mahasiswa Program Studi Teknik Industri UAD berhasil lolos Pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 melalui inovasi usaha TOFILOKA, produk suvenir khas Yogyakarta yang memanfaatkan limbah ampas tahu sebagai bahan utama.

Tim TOFILOKA terdiri atas Muhammad Khairul Anam sebagai ketua, dengan anggota Mochamad Geren Wibisana, Adnan Bintang Nur F., Afifa Puspa Wardhana, dan Annida Shafa Salsabila. Seluruh anggota tim merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Ahmad Dahlan.

Ketua tim, Muhammad Khairul Anam, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan lolos pendanaan P2MW merupakan buah dari kerja keras seluruh anggota tim, dukungan dosen pembimbing, serta kolaborasi yang terjalin selama proses penyusunan proposal.

Ia menjelaskan, “TOFILOKA hadir sebagai inovasi produk suvenir yang mengangkat konsep keberlanjutan. Produk ini memanfaatkan serat ampas tahu yang selama ini dianggap sebagai limbah menjadi berbagai suvenir bernilai estetika, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.

Ide tersebut berangkat dari dua persoalan yang saling berkaitan, yakni belum optimalnya pemanfaatan limbah ampas tahu yang berpotensi mencemari lingkungan serta meningkatnya kebutuhan wisatawan terhadap suvenir khas Yogyakarta yang unik dan memiliki nilai cerita.

“TOFILOKA hadir sebagai solusi dengan mengubah limbah ampas tahu menjadi produk suvenir bernilai jual. Selain mengurangi limbah, produk ini juga mampu meningkatkan nilai tambah bagi pelaku UMKM,” tambah Khairul.

Berbeda dengan suvenir pada umumnya, TOFILOKA memiliki sejumlah keunggulan. Produk ini menggunakan bahan baku limbah yang ramah lingkungan, mengusung desain dengan identitas budaya Yogyakarta, memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan limbah yang belum diolah, serta mendukung penerapan ekonomi sirkular. Tidak hanya itu, setiap produk juga memiliki nilai edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan limbah menjadi produk yang bermanfaat.

Dalam proses mengikuti seleksi P2MW, tim melakukan berbagai tahapan persiapan secara intensif. Mulai dari identifikasi permasalahan, riset pasar, pengembangan produk, penyusunan proposal, penyempurnaan model bisnis, hingga konsultasi bersama dosen pembimbing. Berbagai masukan yang diterima kemudian dijadikan bahan evaluasi sehingga proposal yang diajukan semakin matang.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran berbagai pihak, mulai dari seluruh anggota tim, dosen pembimbing, Program Studi Teknik Industri UAD, hingga berbagai pihak yang memberikan masukan selama proses pengembangan usaha.

Setelah memperoleh pendanaan, tim menargetkan peningkatan kualitas dan kapasitas produksi TOFILOKA, memperluas pemasaran baik secara daring maupun luring, memperkuat branding produk, serta menjalin kolaborasi dengan UMKM dan berbagai mitra strategis.

Khairul berharap TOFILOKA dapat berkembang menjadi usaha yang mandiri dan berkelanjutan. Selain mampu menciptakan lapangan kerja, usaha ini juga diharapkan dapat memperluas pemanfaatan limbah ampas tahu menjadi produk bernilai tambah sekaligus menjadi salah satu suvenir khas Yogyakarta yang dikenal masyarakat luas. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-olah-limbah-ampas-tahu-menjadi-suvenir-khas-Yogyakarta-Foto.-Tim-TOFILOKA.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-29 09:32:382026-08-10 10:38:25Mahasiswa UAD Olah Limbah Ampas Tahu Menjadi Suvenir Khas Yogyakarta
You might also like
Masta P2K UAD 2024 Berfokus pada Penguatan Ortom Muhammadiyah
Mahasiswa Biologi UAD Bermetamorfosis Jadi Beauty Advocate di Emina Beauty Jogja
FTI UAD Gelar Tech Power Up: Cybersmart Campus
Sabun Ramah Lingkungan dari Optimalisasi Minyak Jelantah
Tim PPKO HMPS Biologi UAD Gelar Penyuluhan Kesehatan Reproduksi di Desa Wonolelo
Tips Menjadi Konselor Sebaya yang Siaga, Tulus, dan Transformasional

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Juara I Seni Beregu Putri di POMDA DIY 202629/10/2026
  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026

FEATURE

  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top