Pentingnya Mencegah Stunting Sejak Dini

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan edukasi pencegahan stunting bagi remaja Bantar Wetan, Kulon Progo (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan edukasi pencegahan stunting bagi remaja pada Selasa 17 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Bantar Wetan, Kabupaten Kulon Progo, bertepatan dengan agenda rutin Posyandu Remaja setempat.
Penyuluhan kesehatan tersebut menyasar 23 remaja anggota Karang Taruna Dusun Bantar Wetan yang hadir dengan antusias. Program ini diinisiasi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rokhmayanti, S.K.M., M.P.H.
Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai urgensi pencegahan stunting sejak dini. Mahasiswa menekankan bahwa stunting tidak hanya menjadi isu pada masa balita, tetapi berkaitan erat dengan kesiapan kesehatan remaja sebagai calon orang tua di masa depan. Faktor kurangnya asupan gizi seimbang dan risiko anemia pada remaja putri menjadi sorotan utama yang dibahas dalam kegiatan ini.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi secara sistematis melalui presentasi dan diskusi interaktif. Topik yang dikupas mencakup pengertian stunting, penyebab, dampak jangka panjang, pentingnya gizi seimbang, serta imbauan konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri.
Di akhir sesi, mahasiswa melakukan post-test untuk mengevaluasi pemahaman peserta. Hasil evaluasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja yang signifikan mengenai langkah-langkah pencegahan stunting.
Pemanfaatan momentum kegiatan Posyandu Remaja dinilai menjadi strategi efektif untuk menjangkau sasaran secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unit I.C.2 berharap remaja Karang Taruna di Dusun Bantar Wetan makin sadar untuk menjaga status gizi dan konsisten menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan dan percepatan pencegahan stunting di tingkat desa. (Ito)
