• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Peran Mahasiswa Hadapi Krisis Seksual

08/06/2025/in Feature /by Ard

Meutia Alin Najwa, Mahasiswa PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Alin)

Indonesia tengah menghadapi kondisi darurat seksual. Fenomena ini ditandai dengan maraknya kekerasan seksual, penyimpangan seperti fantasi sedarah, serta rendahnya literasi seksual di kalangan masyarakat. Dalam forum SIGMA (Suara Immawati untuk Gender dan Masa Depan Setara), Meutia Alin Najwa, Sekretaris Bidang Immawati Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBII) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), hadir menyuarakan keresahan sekaligus memberikan pandangan kritis tentang peran mahasiswa dalam merespons situasi ini.

Mengusung materi berjudul “Peran Mahasiswa Khususnya Kader IMM dalam Menyikapi Krisis Seksual”, Alin menekankan bahwa mahasiswa, khususnya kader IMM, harus hadir tidak hanya sebagai pengamat, tetapi sebagai aktor perubahan. Ia menyampaikan bahwa darurat seksual yang terjadi hari ini bukan hanya persoalan moralitas individu, melainkan juga cerminan dari krisis sosial dan pendidikan. Menurutnya, lemahnya pola asuh, konsumsi media yang tidak terkontrol, serta pudarnya rasa malu dalam masyarakat menjadi penyebab utama memburuknya kondisi ini. Ia menyebutkan bahwa kasus viral mengenai fantasi sedarah beberapa waktu lalu adalah bukti nyata betapa rapuhnya batas moral dan agama yang seharusnya melindungi.

Alin juga menyampaikan bahwa kader IMM harus memainkan peran penting secara religius, intelektual, dan humanis. Peran religius diwujudkan dengan menjunjung nilai-nilai Islam, peran intelektual dengan memberikan edukasi yang mencerahkan, serta peran humanis dengan hadir sebagai pelindung bagi yang rentan. Ia menekankan bahwa kesadaran kolektif harus dimulai dari kesadaran diri. Seorang Immawati harus mampu menjaga kehormatan, menutup aurat, dan memperkuat nilai iffah sebagai bentuk perlindungan spiritual. Sementara itu, seorang Immawan harus mampu menjaga pandangan, mengontrol hawa nafsu, dan menjadi pelindung bagi perempuan, bukan ancaman.

Alin menekankan pentingnya membangun relasi yang sehat antara laki-laki dan perempuan, dilandasi oleh penghormatan, adab, serta pemahaman nilai keislaman yang seimbang. Ia menegaskan bahwa seksualitas bukan isu tabu, justru perlu dibicarakan dengan pendekatan yang tepat agar generasi muda memiliki bekal dalam menjaga diri dan lingkungan mereka. Dalam pandangannya, pendidikan seksual harus menjadi bagian dari diskusi dan ruang belajar yang aman di kalangan mahasiswa agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun pembiaran terhadap kekerasan dan penyimpangan.

Menutup penyampaiannya, Alin berharap peserta forum memiliki kesadaran baru bahwa mereka bukan hanya penonton atau pengkritik, melainkan juga pelaku perubahan yang bisa dimulai dari lingkungan terdekat. Sebagai mahasiswa dan kader IMM, mereka memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk tidak apatis terhadap isu ini. Dengan mengedepankan ilmu dan iman, ia yakin IMM mampu mengambil peran nyata dalam membentuk masyarakat yang lebih sadar, adil, dan manusiawi. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, FKIP, IMM, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Meutia-Alin-Najwa-Mahasiswa-PBSI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Alin.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-06-08 12:47:432025-06-08 12:47:43Peran Mahasiswa Hadapi Krisis Seksual
You might also like
Polemik RUU KIA dan Implikasinya terhadap Bidang Ketenagakerjaan di Indonesia
KKN UAD Bantu Branding UMKM Tempe Tradisional di Padukuhan Soronanggan, Kulon Progo
Sepak Terjang Perempuan ‘Aisyiyah dalam Membangun Masyarakat Inklusif
Isah Fitriani: Perjuangan di Balik Gelar Wisudawan Berprestasi
Etos Kerja dalam Islam dengan Penanaman Nilai Ikhlas, Ibadah, dan Amanah
Derly Syahputra, Mahasiswa PBI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat Menerima Penghargaan Juara I dalam Lomba Digital Poster se-DIY (Dok. Eka) Mahasiswa PBI UAD Raih Juara I Lomba Digital Poster se-DIY

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top