Bukan Sekadar Ibadah, Puasa sebagai Imunisasi Fisik dan Mental

dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes. pemateri Pengajian Dhuha Ramadan 1447 H Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ana)
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) menggelar Pengajian Duha Ramadan 1447 H di Masjid Islamic Center (IC) UAD pada Selasa, 3 Maret 2026 bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 H. Kegiatan yang mengusung tema “Ramadan Berdampak untuk Kemaslahatan Umat” ini dihadiri oleh pimpinan universitas serta seluruh dosen dan karyawan UAD.
Dalam sambutannya, Kepala LPSI UAD, H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.Hum., memaparkan berbagai agenda Ramadan terdekat di lingkungan kampus, mulai dari pengajian jelang berbuka bersama difabel hingga penyaluran zakat melalui Lazismu UAD.
Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., turut mengapresiasi tradisi pengajian rutin di kampus dan melaporkan bahwa banyak pegawai UAD yang kini aktif berkontribusi dalam struktur Muhammadiyah di daerah masing-masing. Ia juga membagikan kabar baik mengenai Surat Keputusan (SK) Tunjangan Hari Raya (THR) yang telah ditandatangani.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi utama dari Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes. Ia menekankan bahwa puasa yang benar harus membawa perubahan positif secara holistik, baik secara spiritual maupun sosial.
“Di antara tanda puasa yang dilakukan seseorang itu benar, maka semakin banyak hari Ramadan yang dilewati, semakin banyak pula perubahan menuju kebaikan yang tampak pada orang tersebut,” tutur dr. Agus.
Sebagai pakar kesehatan, dr. Agus juga menjelaskan bahwa puasa merupakan bentuk imunisasi spiritual dan fisik yang mampu meningkatkan kesehatan mental serta menurunkan risiko penyakit akibat emosi negatif. Menutup penjelasannya, ia mengingatkan bahwa spiritualitas Ramadan pada akhirnya harus tercermin dalam kejujuran, ukhuwah, dan kontribusi nyata bagi masyarakat. (anw)
