Tapak Suci UAD Borong Medali di 1st Muhammadiyah Games 2026

Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) borong medali di 1st Muhammadiyah Games 2026 (Foto. Tapak Suci UAD)
Kontingen Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menorehkan prestasi membanggakan pada ajang The 1st Muhammadiyah Games 2026 Cabang Olahraga Pencak Silat. Dalam kompetisi nasional yang digelar di Gedung Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Kamis-Ahad, 14-17 Mei 2026 tersebut, para atlet UAD tampil dominan dengan membawa pulang rentetan medali.
Prestasi tertinggi dipersembahkan oleh Erlin Maytonika Pritama (PGSD) yang sukses menyabet Juara 1 di Kelas A putri. Selain itu, medali perak berhasil diamankan oleh Rizki Bhahari (Bisnis Jasa Makanan) di Kelas A putra, Dziqriya Lissaada (Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia) di kategori Seni tunggal tangan kosong, serta Muhammad Fikria Izzudin (Bimbingan dan Konseling) di Kelas H Putra.
Pundi-pundi medali perak UAD semakin bertambah lewat aksi Ahmad Faisal Rahman (Ilmu Hukum) yang meraih Juara 2 di Kelas I putra. Kontingen UAD juga tampil perkasa di jajaran Juara 3 yang diraih oleh Andika Marhatin Putra (PVTE) di Kelas C putra, Sabil Isan Permana (Perbankan Syariah) di Kelas D Putra, Nabil Musaffa (Manajemen) di Kelas G putra, serta Padma Dwi Latifa (Akuntansi) di Kelas E putri.
Kekompakan tim UAD juga teruji pada kategori beregu setelah sukses mengamankan posisi Juara 3 pada Kelas Bebas Beregu. Kategori bergengsi ini berhasil dimenangkan oleh kerja sama solid dari Muhammad Fikria Izzudin (Bimbingan dan Konseling), Ahmad Faisal Rahman (Ilmu Hukum), Nabil Musaffa (Manajemen), Catur Fauzan Hidayatullah (Pendidikan Agama Islam), dan Muhammad Narendra Wibowo.
Ketua Tapak Suci UAD, Sabil Isan Permana, mengungkapkan bahwa keberhasilan memborong medali ini merupakan buah dari komitmen perkuliahan dan latihan yang seimbang. Pihak universitas memberikan fasilitas penuh mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga nutrisi demi memastikan para atlet putra dan putri dapat berlaga dengan performa maksimal.
Meskipun belum berhasil keluar sebagai juara umum, pencapaian ini menjadi evaluasi berharga bagi tim pelatih untuk mempersiapkan mental atlet di kejuaraan besar berikutnya. Sabil menegaskan bahwa Tapak Suci UAD akan segera memperketat program latihan guna menyongsong target turnamen terdekat. (Ana)
