Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Juara 1 Lomba Fotografi di Ajang SILAT APIK PTMA 2026

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara 1 lomba fotografi di ajang SILAT APIK PTMA 2026 (Foto. Vandi)
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Vandi Ofan Saputra, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2025, berhasil mengukir prestasi tingkat nasional dengan meraih Juara 1 Kompetisi Fotografi Nasional pada Subtema Portrait.
Kemenangan tersebut diraihnya dalam ajang Silaturahmi Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (SILAT APIK PTMA) se-Indonesia 2026. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan di Universitas Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) Jakarta pada 24 hingga 26 Juni 2026.
Pada kompetisi yang mengusung tema besar “Membingkai Masa Depan Digital Jakarta (Framing Jakarta’s Digital Future)” tersebut, Ofan membawa konsep karya bertajuk “Capital Contrast in Jakarta”. Melalui lensa kameranya, ia menceritakan tentang dua wajah Jakarta; di balik kemegahan gedung tinggi dan pembangunan yang pesat, masih terdapat masyarakat yang berjuang di lingkungan padat dan serba terbatas.
Karya foto portrait yang mengantarkannya menjadi juara diberi judul “Senyum yang tak pudar”. Foto tersebut mengambil objek seorang petugas parkir di Pasar Kebayoran Lama pascahujan. Ofan menceritakan pengalaman mendalamnya saat melakukan hunting foto di pasar tersebut. Ia melihat berbagai kalangan yang sama-sama berjuang mencari rezeki di tengah kondisi pasar yang padat, kumuh, serta dipenuhi polusi dan air limbah.
“Bagi saya, senyum petugas parkir tersebut bukan sekadar ekspresi, melainkan simbol harapan bahwa kerja keras hari ini akan membawa kehidupan yang lebih baik di masa depan,” ungkapnya.
Keberhasilan ini tidak diraih dengan mudah. Dengan waktu persiapan konsep sekitar satu minggu, Ofan menghadapi berbagai tantangan ketat di Jakarta. Ia hanya memiliki waktu satu hari untuk mengambil foto dalam 10 kategori subtema di sela-sela waktu luang kegiatan. Kemacetan ibu kota, penolakan dari beberapa masyarakat untuk difoto, serta ketatnya persaingan dari delegasi mahasiswa Ilmu Komunikasi PTMA se-Indonesia menjadi ujian tersendiri.
Namun, segala rintangan tersebut berbuah manis. Ofan merasa sangat senang, bangga, dan terharu atas keberhasilannya. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak kampus UAD yang telah memberikan dukungan penuh, termasuk fasilitas transportasi dan akomodasi selama kegiatan berlangsung.
Sebagai penutup, Ofan turut memotivasi mahasiswa lainnya agar tidak takut untuk mencoba hal baru dan berani keluar dari zona nyaman. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan setiap peluang yang ada, serta meyakini bahwa segala proses yang diiringi dengan usaha dan doa pasti akan bermuara pada sebuah keberhasilan di masa depan. (ito)
