Mahasiswa KKN UAD dan Warga Banaran Kidul Tanam Toga dan Olah Kompos

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan warga Banaran Kidul tanam toga dan olah kompos (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.D.3 sukses laksanakan kegiatan penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) serta pelatihan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Kegiatan ini berlangsung bersama masyarakat Padukuhan Banaran Kidul, Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, pada Jumat, 13 Februari 2026.
Program yang dipusatkan di salah satu rumah anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Banaran Kidul ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan keluarga sekaligus pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Kolaborasi mahasiswa dan warga diwujudkan melalui penanaman berbagai jenis bibit herbal, seperti jahe, kunyit, dan serai, guna memenuhi kebutuhan kesehatan harian.
Selain penanaman Toga, mahasiswa juga memberikan edukasi dan praktik langsung mengenai pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi kompos. Materi yang disampaikan meliputi proses pemilahan sampah organik, pencampuran bahan, hingga teknik pengomposan.
Zakhwan Alfandi, selaku pemateri utama, memaparkan secara rinci tahapan pengolahan sampah dapur tersebut. “Kompos ini nantinya akan berfungsi sebagai pupuk alami yang sangat ramah lingkungan. Pupuk ini bisa langsung dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman Toga di pekarangan rumah ibu-ibu,” jelasnya.
Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Siti Kurnia Widihastuti S.KM., M.PH., program ini dirancang agar relevan dengan kebutuhan masyarakat. Siti memastikan bahwa perencanaan yang dieksekusi oleh delapan mahasiswa KKN—yakni Zakhwan Alfandi, Dina Rosi Pratiwi, Salsabila Alnadzifah, Alief Lutphi Wibowo, Dinar Apriliani, Aldiyansah Ramadani, Shafira Hermalia Widodo, dan Asti Tsaniya Lailatifah—memiliki dampak positif yang berkelanjutan bagi desa. Salah satu anggota KWT Banaran Kidul menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain belajar membuat kompos dari sampah dapur, kami juga mendapatkan pengetahuan tentang penanaman tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat Padukuhan Banaran Kidul dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan hidup sehat, memaksimalkan lahan pekarangan untuk Toga, dan mengelola sampah rumah tangga secara bijak. (ito)
