• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Merawat Bumi sebagai Manifestasi Dakwah Perempuan Berkemajuan

10/03/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Muhammad Rofiq, Ph.D. pemateri pengajian Ramadan 1447 H PWA DIY di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Pengajian Ramadan 1447 H yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta menghadirkan Dr. Muhammad Rofiq, Ph.D., sebagai pemateri pada sesi pertama dengan tema “Etika Lingkungan dalam Perspektif Keimanan: Merawat Bumi sebagai Manifestasi Dakwah Perempuan Berkemajuan”.

Dalam pemaparannya, Muhammad Rofiq menyoroti kondisi lingkungan global yang semakin memprihatinkan akibat perubahan iklim. Ia menyampaikan bahwa kenaikan permukaan air laut setiap tahun mencapai sekitar 3,5 milimeter sebagai dampak dari pemanasan global. Kondisi tersebut bahkan mulai terlihat di beberapa wilayah pesisir, termasuk di Jakarta yang sebagian wilayahnya telah berada di bawah permukaan air laut.

Menurutnya, fenomena kerusakan lingkungan telah dijelaskan dalam Al-Qur’an melalui QS. Ar-Rum ayat 41 yang menyebutkan bahwa kerusakan di darat dan laut terjadi akibat ulah manusia. Ayat tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa ketidakseimbangan alam merupakan konsekuensi dari tindakan manusia terhadap lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa istilah fasad dalam ayat tersebut tidak hanya merujuk pada kerusakan yang tampak secara fisik seperti banjir dan longsor, tetapi juga kerusakan batin yang berakar dari perilaku manusia. “Ketika terjadi fasad, artinya bumi kita sedang mengalami ketidakseimbangan,” jelasnya.

Muhammad Rofiq juga menegaskan bahwa Islam sebagai agama yang bersifat komprehensif tidak hanya mengatur ibadah ritual, tetapi juga mengajarkan tanggung jawab manusia terhadap alam. Ia memaparkan tiga tugas utama manusia dalam hubungannya dengan lingkungan, yaitu al-‘ibadah, istikhlaf, dan isti’mar.

Pertama, al-‘ibadah, yakni memandang interaksi manusia dengan alam sebagai bagian dari ibadah. Menjaga kelestarian lingkungan termasuk dalam bentuk penghambaan kepada Allah Swt. Kedua, istikhlaf, yaitu peran manusia sebagai khalifah yang bertugas menjaga keseimbangan alam yang telah diciptakan secara harmonis. Ketiga, isti’mar, yaitu memakmurkan bumi melalui berbagai bentuk kreativitas dan pembangunan.

Ia mengingatkan bahwa manusia sering kali hanya berfokus pada aspek isti’mar atau pemanfaatan sumber daya alam, tanpa diimbangi kesadaran sebagai hamba dan khalifah yang bertanggung jawab menjaga keseimbangan alam. Akibatnya, eksploitasi lingkungan kerap dibenarkan atas nama pembangunan.

Lebih lanjut, ia menawarkan beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk merespons persoalan ekologis. Salah satunya melalui tafsir transformasi yang mengaitkan teks keagamaan dengan isu lingkungan, termasuk pengembangan konsep fikih air. Pendekatan ini dapat dilakukan melalui metode hierarkis yang meliputi nilai-nilai dasar Islam (al-qiyam al-asasiyyah), prinsip-prinsip umum (al-ushul al-kulliyyah), hingga pedoman praktis (al-ahkam al-far’iyyah).

Ia juga menekankan pentingnya memahami teks-teks keagamaan dengan perspektif ekologis melalui pendekatan manhaj tarjih. Banyak ayat Al-Qur’an maupun hadis yang sebenarnya memiliki pesan ekologis, tetapi selama ini belum banyak dielaborasi secara mendalam dan sering dipahami secara tekstual semata.

Selain penguatan pemahaman keagamaan, Muhammad Rofiq mendorong agar isu lingkungan dibawa ke berbagai ruang dakwah, baik melalui dakwah bil lisan, dakwah bil qalam, maupun dakwah bil hal. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian bumi.

Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam berbagai gerakan ekologis, seperti pelatihan, advokasi, serta aksi nyata dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, merawat bumi merupakan bagian dari tanggung jawab keimanan sekaligus wujud dakwah yang relevan dengan tantangan zaman. (Dnd)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Muhammad-Rofiq-Ph.D.-pemateri-pengajian-Ramadan-1447-H-PWA-DIY-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-10 11:17:002026-03-10 11:17:00Merawat Bumi sebagai Manifestasi Dakwah Perempuan Berkemajuan
You might also like
KPS FH UAD Raih 2 Penghargaan dalam Kompetisi Mediasi Nasional Piala Mahkamah Agung RI Ke-VI
Mahasiswa Bisa Wujudkan Pemilu Berintegritas
IMM FKIP UAD Respons Persoalan Sampah di Yogyakarta
Peduli Lingkungan, KKN UAD Lakukan Sosialisasi Pilah Sampah di Ngaglik Sudagaran
Bekal Awal untuk Mahasiswa Baru di Hari Prodi PGSD UAD 2024
Ciptakan Aplikasi JustiTech, Tim LLC FH UAD Raih Empat Prestasi dalam National Essay Competition 2025

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top