KKN UAD Kembangkan Olahan Singkong Menjadi Getuk Puspita Daleman

KKN Unievrsitas Ahmad Dahlan (UAD) kembangkan olahan singkong menjadi getuk puspita daleman (Foto. KKN UAD)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit V.D.3 menggelar pelatihan pengolahan singkong menjadi produk pangan inovatif bertajuk “Getuk Puspita Daleman” bersama ibu-ibu PKK Dusun Daleman RT 3 RW 22. Kegiatan yang berlangsung pada 2 September 2026 di Posko KKN UAD, rumah Dukuh Daleman, tersebut diikuti sekitar 15 peserta.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah dan berpotensi bernilai jual. Singkong dipilih karena menjadi salah satu hasil pertanian yang cukup banyak ditemukan di Dusun Daleman. Selama ini, singkong umumnya dijual dalam bentuk bahan mentah kepada pengulak atau diolah secara sederhana untuk konsumsi sehari-hari.
Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit V.D.3 mengembangkan singkong menjadi olahan getuk yang diberi nama Getuk Puspita Daleman. Kegiatan diawali dengan pengenalan potensi singkong sebagai bahan pangan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pengolahan yang meliputi persiapan bahan, pengukusan, penghalusan, pencampuran bahan, hingga pembentukan dan penyajian getuk.
Dalam praktik tersebut, ibu-ibu PKK terlibat langsung dalam setiap tahapan pengolahan. Selain proses produksi, mahasiswa KKN UAD juga mengenalkan teknik pengemasan dan pelabelan agar produk memiliki tampilan yang lebih menarik serta identitas yang jelas. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman mengolah singkong, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai pengembangan produk pangan lokal.
Salah satu peserta, Ibu Farida, mengaku mendapatkan inspirasi baru dari pelatihan tersebut. Menurutnya, singkong dapat diolah menjadi beragam produk dengan bentuk dan cita rasa yang berbeda.
“Pelatihan ini sangat menarik dan menginspirasi untuk membuat olahan singkong lainnya. Jadi, singkong tidak hanya digoreng, tetapi bisa dibuat dengan rasa, bentuk, dan penampilan yang berbeda,” ujar Ibu Farida.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta bersama mahasiswa KKN UAD berhasil menghasilkan Getuk Puspita Daleman yang kemudian dinikmati bersama dan dibawa pulang oleh sebagian peserta untuk keluarga. Mahasiswa KKN UAD berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan sehingga potensi singkong di Dusun Daleman memiliki nilai tambah dan dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat. (Mawar)
