Inovasi SI-WARAS Warnai Pembukaan Program PPK Ormawa IMM FKM UAD di Caturharjo

IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara Sosialisasi dan Pembukaan PPK Ormawa 2026 di Kalurahan Caturharjo (Foto. IMM FKM UAD)
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar acara Sosialisasi dan Pembukaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 di Balai Desa Kalurahan Caturharjo pada Senin, 15 Juni 2026.
Acara ini dihadiri oleh Lurah Caturharjo H. Wasdiyanto, Dosen Pembimbing PPK Ormawa IMM FKM Drs. Hadi Sasongko, M.Si., serta Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat FKM UAD Ahmad Faizal Rangkuti, S.K.M., M.Kes., S.Si. yang hadir mewakili Dekan FKM. Turut hadir pula jajaran perangkat desa, kader kesehatan, dan Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD.
Seluruh pihak menyampaikan dukungan penuh terhadap program bertajuk “HAMEMAYU WARASING DESA: Model Desa Sehat Berbasis Kader Berdaya untuk Pengendalian Multirisiko Penyakit Tidak Menular Menuju Caturharjo Sehat”. Program ini diharapkan menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan.
Selain menyamakan persepsi terkait tujuan, sasaran, dan strategi pelaksanaan program, Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD juga memaparkan secara menyeluruh alur implementasi program HAMEMAYU WARASING DESA.
Program tersebut terdiri atas beberapa inovasi utama, yaitu PITUTUR WARAS sebagai pilar edukasi terpadu bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap faktor risiko personal penyakit tidak menular (PTM), One Stop Service (Skrining Terpadu 1 Meja) sebagai sistem pelayanan skrining kesehatan yang terintegrasi dan efisien dalam satu alur pemeriksaan, serta PELITA KADER (Pelatihan Inti Skrining Terpadu Berbasis Simulasi untuk Kader) sebagai upaya penguatan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini, edukasi, dan monitoring PTM.
Selain itu, tim juga menghadirkan inovasi digital melalui peluncuran Dashboard SI-WARAS (Sistem Informasi Warasing Desa) yang didemonstrasikan sebagai media pencatatan data kesehatan berbasis digital untuk mendukung efektivitas skrining, monitoring, evaluasi, serta pengelolaan data kesehatan masyarakat secara lebih terstruktur, akurat, dan berkelanjutan.
Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, menyatakan komitmen dan kesiapan kalurahan dalam memfasilitasi program dan mengoordinasikan masyarakat. Dukungan senada juga disampaikan oleh perwakilan kader kesehatan yang menyatakan kesiapannya menjadi mitra utama dalam edukasi dan pendampingan warga di lapangan.
Puncak acara ditandai dengan penandatanganan berita acara dan surat pernyataan dukungan program oleh Lurah Caturharjo H. Wasdiyanto, Ketua Ormawa IMM FKM UAD Abner Alvah Nabilla, Ketua Kader Kesehatan Ibu Siti Aminah, serta Dosen Pembimbing Drs. Hadi Sasongko, M.Si.
Dengan diresmikannya program ini, sinergi berkelanjutan diharapkan dapat segera berjalan untuk menekan angka risiko penyakit tidak menular (PTM) secara masif dan mewujudkan Caturharjo yang sehat secara menyeluruh. (Ito)
